RADAR BOGOR – Korea Selatan (Korsel) memiliki angka kesuburan terendah dunia bersama Taiwan.
Berdasar data Statista tahun lalu, angka fertilitasnya hanya 1,1 anak setiap wanita.
Hal itu salah satunya dipicu karena semakin banyak anak muda yang memutuskan untuk tidak menikah.
Pemerintah Korea Selatan pun menargetkan angka kesuburan mencapai 1 pada 2030.
Ada berbagai kebijakan yang didorong. Seperti tunjangan finansial bagi pasangan pengantin baru dan bantuan pengasuhan anak.
Rabu (26/2), badan statistik Korsel memunculkan statistik menarik.
Angka kelahiran di Negeri K-Pop ternyata naik untuk kali pertama dalam sedekade.
Tercatat 238.300 bayi lahir pada 2024 atau naik 3,6 persen dari rekor terendah 230.000 pada 2023.
Kenaikan dipicu peningkatan pernikahan pascapandemi serta perubahan sikap terhadap peran orang tua dan demografi.
Pelakunya merupakan populasi usia awal 30-an yang menjadi usia kunci dalam melahirkan anak.
”Tren peningkatan pernikahan yang dimulai setelah pandemi Covid-19 terus berlanjut,” kata Pejabat Badan Statistik Korsel Park Hyun-jeong.
Park menyebut, jumlah pernikahan sepanjang 2024 merupakan yang tertinggi sejak 1996.
Sebanyak 222.422 pasangan menikah tahun lalu. Dibandingkan 2023, kenaikannya 14,9 persen.
Kenaikan ini merupakan peningkatan tahunan terbesar sejak statistik Korea mulai mengumpulkan data pada 1981.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa peningkatan ini belum bisa dianggap sebagai tren jangka panjang.
“Merupakan hal yang positif bahwa pemulihan telah dimulai, tetapi sulit untuk menganggapnya sebagai keberhasilan besar mengingat penurunan yang signifikan selama bertahun-tahun,” tutur Kim Young-mi, mantan anggota komite pemerintah untuk tingkat kelahiran rendah.
Sementara profesor ekonomi Universitas Nasional Seoul Lee Cheol-hee memperingatkan bahwa faktor politik dan ekonomi dapat berdampak negatif pada tingkat kelahiran di masa depan. (lyn/dns)
Angka Fertilitas Terendah Dunia
1,1 anak per wanita
Korsel dan Taiwan
1,2 anak per wanita
Singapura
Ukraina
Hongkong
Makau
1,3 anak per wanita
Moldova
Puerto Riko
Italia
Spanyol
Polandia
Montserrat
1,4 anak per wanita
Mauritania
Bosnia-Herzegovina
Virgin Islands
Jepang
Yunani
Kosta Rika
Bahama
Belarus
Rata-rata global: 2,3 anak per wanita
Sumber: Statista
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim