RADAR BOGOR – Negara China bangkit membalas Amerika Serikat terkait kenaikan tarif impor yang diberikan oleh Donald Trump.
China Membalas amerika terkait kenaikan tarif impornya yang dinaikkan oleh Donald Trump pada beberapa hari lalu. Kenaikan tersebut menimbulkan kegelisahan bagi pemerintahan China.
Menanggapi hal tersebut, China membatasi ekspor dan tarif impor tinggi untuk semua produk Amerika Serikat.
Dikutip dari berbagai sumber, Pemerintah China mengambil sikap yang sangatlah tegas dengan membalas Amerika Serikat dengan pengenaan tarif impor tambahan.
Dengan menetapkan tarif yang sama sebesar 34 persen, tarif ini berlaku untuk semua barang yang dijual Amerika Serikat.
Serangan ini dilakukan ke Tiongkok, karena mendapatkan tarif impor 20 persen dari Amerika pada gelombang pertama dan 34 persen pada gelombang ke-2 yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Balasan lainnya dilancarkan Presiden China Xi Jinping ke Trump dengan membatasi ekspor beberapa jenis logam tanah jarang ke Amerika Serikat. Kebijakan tersebut berlaku untuk jenis rendah hingga menengah.
Dengan kebijakan yang diambil oleh Xi Jinping tersebut akan berdampak signifikan dalam bursa perdagangan dunia yang dilakukan oleh China.
Perlu diketahui, China dan Amerika Serikat merupakan dua raksasa yang menguasai perdagangan dunia mulai dari dunia industri hingga tekstil.
China dengan keunggulan sumber daya mineral yang cukup langka dijumpai akan diandalkan dalam kebijakan Xi Jinping kali ini.
Dengan membatasi ekspor sumber daya mineral ini, Amerika akan memiliki dampak yang signifikan dengan adanya batasan ekspor mineral dari China tersebut.
Amerika dengan kebijakannya, bisa menguasai satu dunia yang sangat berdampak bagi seluruh negara, salah satunya Indonesia.
Indonesia juga kena imbas kenaikan tarif impor dari Amerika Serikat sebesar 32 persen yang diumumkan oleh Donald trump.
Menanggapi hal tersebut, Indonesia akan terus berusaha untuk menurunkan tarif impor tersebut demi menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.***
Editor : Eka Rahmawati