RADAR BOGOR - Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus meninggal dunia hari ini Senin (21/4/2025) atau satu hari setelah hari raya Paskah.
Kabar wafatnya Paus Fransiskus disampaikan oleh Camerlengo Vatikan, Kardinal Kevin Ferrell dalam pernyataannya hari ini.
Dilansir dari Vatikan News, Kardinal Kevin Farrell menyampaikan kabar duka bahwa Paus Fransiskus meninggal pukul 07.35 pagi waktu setempat.
Paus Fransiskus sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli pada hari Jumat (14/2/2025) lalu setelah ia mengalami bronkitis selama beberapa hari.
Pasca dirawat di rumah sakit kondisinya berangsur-angsur memburuk dan dokter mendiagnosis pneumonia bilateral pada hari Selasa (18/2/2025) lalu.
Usai menjalani perawatan selama 38 hari dirawat di rumah sakit, Paus Fransiskus kemudian kembali ke kediamannya di Vatikan di Casa Santa Marta untuk pemulihan.
Profil Paus Fransiskus
Dikutip dari berbagai sumber, Paus Fransiskus lahir dengan Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina pada 17 Desember 1936 dan umurnya saat ini adalah 88 tahun serta menjadi pemimpin gereja tertinggi Katolik ke-266.
Paus Fransiskus terlahir di sebuah lingkungan di Buenos Aires dan merupakan anak tertua dari 5 bersaudara pasangan Mario Jose Bergoglio dan Regina Maria Sivori.
Sang ayah, Mario Bergoglio merupakan seorang akuntan imigran Italia sedangkan ibundanya seorang ibu rumah tangga yang lahir di Buenos Aires dari keluarga asal Italia utara.
Paus Fransiskus pernah menempuh pendidikan di sekolah menengah teknik dan menjadi ahli teknik kimia.
Semasa muda, ia pernah menjalani berbagai pekerjaan seperti petugas kebersihan hingga sebagai teknisi kimia di laboratorium ilmu pangan.
Paus yang akrab disapa Pope Francis itu merupakan imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai Paus dan menjadi Paus non-Eropa pertama dan orang dari Belahan Bumi Selatan pertama sejak Paus Gregorius III wafat pada tahun 741.
Pada 1958 ia bergabung dengan Jesuit dan menjadi imam Katolik pada tahun 1969 serta dari 1973 sampai 1979 menjadi pemimpin provinsi Yesuit di Argentina.
Kemudian pada 1998 ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires dan diangkat sebagai kardinal pada tahun 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II Lalu memimpin Gereja Argentina.
Semasa hidupnya Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang rendah hati, penuh belas kasih, kepeduliannya, dan komitmen pada dialog antaragama.
Pada Januari 2025 lalu Paus Fransiskus menerbitkan buku autobiografi berjudul Hope dan berisi tentang kisah hidup, nilai-nilai, dan refleksinya selama ini serta dirilis dalam 80 bahasa lalu diterbitkan oleh Vatikan.
Editor : Eka Rahmawati