RADAR BOGOR—NASA memberikan informasi mengejutkan. Pada hari Sabtu, 24 Mei 2025, matahari mengeluarkan ledakan energi yang sangat besar.
NASA menggunakan alat khusus yang disebut Solar Dynamics Observatory, yang melacak aktivitas Matahari secara terus-menerus, dan berhasil merekam peristiwa ini.
Menurut laman resmi NASA, flare matahari adalah ledakan energi yang sangat kuat yang terjadi di permukaan Matahari. Efek ini dapat memengaruhi Bumi kita.
Misalnya, ledakan ini dapat mengganggu sinyal radio yang biasa kita gunakan, membuat listrik padam, dan mengacaukan sinyal GPS yang membantu kita dengan peta digital.
Selain itu, ledakan energi ini menimbulkan bahaya bagi astronot dan satelit yang tinggal atau bekerja di luar angkasa. Mereka harus ekstra hati-hati karena mereka dapat terkena radiasi kuat dari flare ini.
NASA mengklaim bahwa ledakan yang terjadi hari ini adalah jenis yang paling kuat, dan disebut flare kelas X1.1. Flare kelas X adalah jenis ledakan yang paling besar dan mengeluarkan banyak energi.
Meskipun demikian, ukuran kekuatan ledakan tersebut ditunjukkan oleh angka 1.1, yang menunjukkan bahwa flare ini cukup besar untuk diamati oleh para ilmuwan.
Selain itu, NASA sendiri menggunakan berbagai alat dan satelit khusus untuk terus memantau Matahari dan lingkungan sekitar Bumi di luar angkasa.
Mereka mempelajari semua aktivitas matahari, termasuk ledakan besar seperti flare, perubahan medan magnet, dan partikel berbahaya yang dapat sampai ke Bumi.
Sangat penting untuk mempersiapkan diri untuk gangguan yang mungkin terjadi akibat ledakan-ledakan tersebut.
Meskipun matahari sangat jauh dari kita, aktivitasnya dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari di Bumi.
Oleh karena itu, para ilmuwan selalu memantau dengan cermat untuk memastikan bahwa kita aman dan dapat merespons dengan cepat jika sesuatu yang tidak biasa terjadi. (***)
Editor : Yosep Awaludin