Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ali Khamenei Wafat, Profil Lengkap Sang Pemimpin Tertinggi Iran dari Keluarga Ulama Sederhana hingga Puncak Kekuasaan

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 1 Maret 2026 | 10:50 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei saat berpidato.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei saat berpidato.

RADAR BOGOR - Kabar duka datang dari Iran setelah Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia akibat serangan militer di Teheran.

Sosok yang telah lama memimpin Republik Islam Iran ini meninggalkan jejak panjang dalam sejarah politik dunia.

Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Ali Khamenei dan menetapkan masa berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin tertinggi negara tersebut.

Ali Khamenei lahir di kota Mashhad pada 19 April 1939 dari keluarga ulama sederhana.

Sejak kecil, Ali Khamenei telah mendapatkan pendidikan agama yang kuat.

Pendidikan awalnya dimulai di sekolah tradisional (maktab) untuk mempelajari dasar-dasar agama dan Al-Qur’an, sebelum melanjutkan ke pendidikan Islam yang lebih tinggi di kota kelahirannya.

Dalam perjalanan intelektualnya, Ali Khamenei mendalami berbagai bidang keilmuan seperti filsafat, logika, dan hukum Islam di bawah bimbingan para ulama terkemuka.

Ketertarikannya pada isu sosial dan politik sudah terlihat sejak usia muda, terutama saat ia mulai terlibat dalam gerakan keagamaan yang menentang pemerintahan Shah.

Pada awal 1960-an, Ali Khamenei bergabung dengan gerakan revolusioner yang dipimpin oleh Ruhollah Khomeini.

Ali Khamenei aktif dalam perjuangan melawan rezim yang saat itu dinilai dekat dengan kepentingan Barat.

Kiprah politiknya tidak berjalan mulus.

Ali Khamenei beberapa kali ditangkap oleh aparat keamanan SAVAK dan sempat menjalani masa penahanan serta pengasingan.

Meski demikian, hal tersebut tidak menghentikan aktivitasnya dalam gerakan revolusi.

Setelah Revolusi Islam Iran berhasil menggulingkan rezim Shah, Ali Khamenei mulai menempati berbagai posisi penting dalam pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai presiden Iran sebelum akhirnya diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi pada 1989, menggantikan Ruhollah Khomeini.

Selama masa kepemimpinannya, Ali Khamenei dikenal memperkuat sistem pertahanan negara, termasuk struktur militer dan paramiliter.

Pengalamannya dalam menghadapi konflik Iran-Irak pada 1980-an turut membentuk pandangan politiknya, terutama dalam hubungan dengan negara-negara Barat.

Hingga akhir hayatnya, Ali Khamenei tetap menjadi tokoh sentral dalam politik Iran.

Pengaruhnya tidak hanya dirasakan dalam kebijakan domestik, tetapi juga dalam arah politik luar negeri Iran di kancah internasional. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#ali khamenei adalah #ali khamenei #iran #Teheran