RADAR BOGOR - Ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Amerika Serikat meningkat.
Hal itu, setelah Spanyol menolak permintaan penggunaan pangkalan militer oleh Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump merespons dengan ancaman memutus hubungan perdagangan dengan negara tersebut.
Pemerintah Spanyol menegaskan, tidak akan tunduk pada tekanan dari Amerika Serikat terkait permintaan penggunaan fasilitas militer di wilayahnya.
Penolakan tersebut, memicu reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan kemungkinan menghentikan kerja sama perdagangan dengan Madrid.
Wakil Perdana Menteri Spanyol, María Jesús Montero menegaskan, negaranya tidak akan menerima ancaman dari pihak mana pun.
Ia menyampaikan, Spanyol berkomitmen mempertahankan prinsip serta kedaulatan nasional dalam setiap keputusan politik dan keamanan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Pedro Sánchez juga telah memperingatkan, konflik semacam ini berpotensi memicu dampak yang lebih luas di tingkat dunia.
Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, ia menegaskan, Spanyol tidak akan terlibat dalam langkah yang dianggap merugikan dunia atau bertentangan dengan nilai serta kepentingan negaranya hanya untuk menghindari tekanan dari pihak lain.
Di sisi lain, Donald Trump secara terbuka menyatakan kemungkinan penghentian seluruh hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Spanyol.
Namun, ia tidak merinci secara jelas bentuk kebijakan ekonomi yang akan diambil pemerintahannya.
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent menyebut, pemerintah memiliki dasar hukum untuk menerapkan embargo terhadap produk-produk asal Spanyol.
Meski demikian, Perwakilan Dagang Amerika Serikat, Jamieson Greer, belum memberikan kepastian ketika diminta menjelaskan lebih lanjut mengenai kemungkinan kebijakan tersebut.
Sebelumnya, Donald Trump juga sempat mengkritik keputusan Spanyol yang menolak menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB), berbeda dengan sejumlah negara Eropa lainnya.
Ia bahkan sempat menyerukan adanya sanksi ekonomi terhadap Spanyol.
Meski demikian, rencana pembatasan perdagangan terhadap Spanyol dinilai tidak mudah untuk diterapkan.
Sebab, negara tersebut merupakan bagian dari Uni Eropa yang menerapkan prinsip kebebasan pergerakan barang di antara 27 negara anggotanya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim