Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dugaan Kebocoran Data Game dari IGRS, Proyek James Bond dan Assassin Creed Ikut Terseret

Yosep Awaludin • Sabtu, 18 April 2026 | 14:00 WIB
Tangkapan layar unggahan akun X yang membahas dugaan kebocoran data game 007 First Light dan Assassin
Tangkapan layar unggahan akun X yang membahas dugaan kebocoran data game 007 First Light dan Assassin's Creed Black Flag. (Foto: Akun X @IGN dan @TheGameVerse)
 
RADAR BOGOR - Dugaan kebocoran data game yang belum dirilis mencuat dan menjadi perhatian publik global.
 
Kebocoran data game itu disebut-sebut berasal dari sistem badan rating Indonesia, yakni Indonesia Game Rating System (IGRS).
 
Informasi ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah akun media dan komunitas game internasional membagikan temuan terkait beredarnya materi game yang seharusnya belum dipublikasikan.
 
Baca Juga: Harga Kedelai Bergerak Naik, Begini Strategi Pemerintah Agar Tak Sampai Membebani Rakyat
 
Dikutip dari akun X (Twitter) IGN (@IGN), disebutkan bahwa spoiler besar dari game James Bond terbaru berjudul 007 First Light dilaporkan telah beredar di internet. Kebocoran ini diduga berasal dari lembaga rating Indonesia.
 
Selain itu, akun X (Twitter) TheGameVerse (@TheGameVerse) juga menyebutkan adanya kebocoran informasi terkait proyek remake Assassin's Creed Black Flag.
 
Dalam unggahannya, disebutkan bahwa versi remake tersebut dikabarkan akan menghadirkan karakter dan alur cerita baru.
 
Baca Juga: Kemensos Percepat Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, Bagaimana dengan Bantuan Tambahan Pangan? Cek di Sini
 
"Leak: AC Black Flag Resynced will feature new characters and stories. According to Indonesian rating leak," tulis akun tersebut.
 
Kebocoran ini memicu spekulasi bahwa sistem pengujian atau distribusi data di lembaga rating game berpotensi memiliki celah keamanan, sehingga memungkinkan materi sensitif tersebar ke publik sebelum waktu rilis resmi.
 
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait, baik dari IGRS maupun pengembang game yang terdampak, mengenai kebenaran maupun penyebab kebocoran tersebut.
 
Baca Juga: Ayam Serunbo Legendaris di Bogor, Cita Rasa Konsisten dengan Harga yang Tetap Merakyat
 
Jika terbukti benar, insiden ini berpotensi menjadi perhatian serius dalam industri game global, mengingat pentingnya kerahasiaan data sebelum peluncuran resmi sebuah proyek. (Fadhil/Polimedia)
Editor : Yosep Awaludin
#kebocoran #game #data