Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Suhu Makkah Capai 43 Derajat, Jamaah Haji Bogor Diminta Tetap Waspada Saat Puncak Ibadah

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 11 Mei 2026 | 21:29 WIB
Jamaah Jks 03 Kabupaten Bogor di tanah suci sedang divisitasi oleh petugas kloter. (Ikbal Farisi for Radar Bogor)
Jamaah Jks 03 Kabupaten Bogor di tanah suci sedang divisitasi oleh petugas kloter. (Ikbal Farisi for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Gelombang keberangkatan jamaah haji Indonesia mulai berlangsung. 

Jamaah asal Kabupaten Bogor pun secara bertahap telah tiba di Kota Makkah, untuk mempersiapkan rangkaian ibadah haji 2026, yang menjadi salah satu rukun Islam wajib bagi umat Muslim yang mampu.

Di tanah suci, Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi atau yang akrab disapa Bang Boy mengungkapkan, cuaca di Tanah Suci tahun ini diperkirakan cukup ekstrem.

Baca Juga: Saat Hati Diuji, Inilah Cara Menggapai Ketentraman dan Mardhotillah

Kepada Radar Bogor pada Senin, 11 Mei 2026, Ikbal Farisi menyampaikan, suhu saat musim haji diprediksi berada di kisaran 41 hingga 43 derajat Celsius. 

Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah, khususnya lansia dan mereka yang memiliki riwayat kesehatan tertentu.

Menurut pria yang juga pendamping jamaah haji Kloter Jks 03 Kabupaten Bogor ini, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan sejumlah imbauan agar jamaah tetap menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di Makkah. 

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Tindak Puluhan Kendaraan yang Parkir Liar di Pasar Cibinong

"Beberapa perlengkapan yang disarankan untuk selalu dibawa antara lain masker, semprotan air kecil untuk menyegarkan wajah, payung, serta kacamata hitam guna melindungi diri dari paparan panas matahari," ungkap bang Boy saat diwawancara Radar Bogor.

Ia menjelaskan, memasuki pertengahan musim haji biasanya mulai banyak jamaah yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk dan kelelahan akibat cuaca panas serta aktivitas ibadah yang padat. 

Karena itu, peran dokter kloter menjadi sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada jamaah di masing-masing kelompok terbang.

Baca Juga: Viral Struk BRI Rp600 Ribu Jadi Tanda Tanya, Faktanya KKS BNI Justru Dominasi Pencairan Bansos PKH per Hari Ini

Di balik tantangan cuaca ekstrem, suasana spiritual tetap menjadi momen paling dinantikan para jamaah. 

Bagi jamaah asal Bogor, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermunajat, dan bersimpuh di tanah kelahiran Rasulullah SAW.

Lebih lanjut bang Boy mengatakan, musim haji tahun ini mayoritas jamaah asal Bogor menempati kawasan Misfalah di Makkah. 

Baca Juga: Kejar Predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara, Kota Bogor Genjot 7 Tatanan yang Masih Tertinggal

Sementara itu, pembagian syarikah atau perusahaan layanan jamaah disebut hanya terbagi menjadi dua kelompok.

Perjalanan haji 2026 diharapkan berjalan lancar, aman, dan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #indonesia #haji #makkah