RADAR BOGOR - Kota suci Makkah mulai dipadati jamaah haji dari berbagai negara, termasuk kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua yang terus berdatangan dalam beberapa hari terakhir.
Kepadatan jamaah kini mulai terasa di sejumlah titik, terutama di area Masjidil Haram dan terminal transportasi menuju hotel-hotel jamaah.
Ketua Yayasan Darul Ulum Parung sekaligus Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi, mengatakan suasana Makkah saat ini jauh lebih ramai dibandingkan pekan sebelumnya.
Pria yang akrab disapa Bang Boy itu menjelaskan, kepadatan jamaah terlihat jelas saat pelaksanaan salat lima waktu di Masjidil Haram. Ribuan jamaah dari berbagai negara mulai memenuhi area masjid hingga pelataran sekitarnya.
Selain di area ibadah, antrean panjang juga terjadi di sejumlah terminal bus, khususnya Terminal Ajyad yang menjadi salah satu titik transportasi utama jamaah haji di Makkah.
Sebagai pendamping jamaah haji Kloter JKS 03 Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi menuturkan bahwa kepadatan di Terminal Ajyad berlangsung hampir setiap usai salat wajib.
Baca Juga: Rahasia Kesuksesan yang Sering Dilupakan: Doa Ibu, Istri, dan Guru Jadi Kunci Keberkahan Hidup
"Jamaah harus bersabar menunggu bus menuju hotel karena tingginya mobilitas jamaah dari berbagai negara," ungkap bang Boy kepada Radar Bogor.
Dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026), ia juga menyampaikan, suhu udara di Kota Makkah saat ini berkisar antara 39 hingga 43 derajat Celsius.
Kondisi cuaca panas tersebut membuat jamaah diimbau untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas berlebihan di luar ruangan.
Menurutnya, kepadatan jamaah juga berpotensi memengaruhi distribusi konsumsi bagi jamaah haji.
Meski demikian, hingga saat ini penyaluran makanan untuk jamaah Indonesia masih berjalan relatif aman dan terkendali.
Sementara itu, kondisi kesehatan jamaah haji asal Indonesia secara umum masih cukup baik.
Namun, beberapa jamaah mulai mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, meriang akibat kelelahan, serta nyeri pinggang karena tingginya aktivitas ibadah dan mobilitas selama di Tanah Suci.
Ikbal Farisi pun mengingatkan, jamaah agar menjaga pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, dan menggunakan alat pelindung diri seperti payung atau masker untuk menghindari dampak cuaca ekstrem selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim