Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sosok yang Diramalkan Bakal Geser Posisi Elon Musk Sebagai Orang Terkaya di Dunia Menurut Veteran Kripto

Rani Puspitasari Sinaga • Senin, 18 Mei 2026 | 08:29 WIB
Posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia diprediksi veteran Kripto bakal tergantikan. Foto: Reuters
Posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia diprediksi veteran Kripto bakal tergantikan. Foto: Reuters

RADAR BOGOR - Veteran kripto Samson Mow memprediksi Ketua Strategy, Michael Saylor, bisa melampaui Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia.

Menurut veteran kripto tersebut, posisi orang terkaya di dunia yang diduduki Elon Musk bakal tergantikan Saylor apabila harga Bitcoin menembus USD 4,2 juta atau sekitar Rp73 miliar per koin.

Prediksi Mow soal posisi orang terkaya di dunia yang kini disematkan pada Elon Musk, merujuk pada kepemilikan pribadi Saylor sebanyak 17.732 BTC berdasarkan data publik terakhir. 

Baca Juga: Ousmane Dembele Cedera Jelang Final Liga Champions, PSG Dihantui Krisis Pemain Saat Lawan Arsenal

Selain itu, Saylor juga memiliki sekitar 9,9 persen saham Strategy, sebagaimana tercantum dalam dokumen pengajuan ke SEC. Saat ini, perusahaan tersebut diketahui menyimpan 818.869 BTC dalam cadangannya.

Menurut perhitungan Mow, kepemilikan tidak langsung Saylor melalui saham Strategy setara dengan 81.068 BTC. Jika digabungkan dengan aset pribadinya, total eksposur Bitcoin Saylor diperkirakan mencapai sekitar 98.800 BTC.

Mow menghitung, jika valuasi dilakukan secara 1:1, harga Bitcoin perlu mencapai sekitar USD 8,6 juta atau setara Rp151 miliar per BTC agar kekayaan Saylor bisa melampaui kekayaan Musk yang saat ini ditaksir Forbes mencapai USD 826 miliar atau sekitar Rp14.543 triliun.

Baca Juga: Bakso Kasep Bogor: Bakso Keju Lumer dengan Kuah Pedas yang Bikin Nagih di Yasmin, Cek Menu Andalannya di Sini

Sementara itu, kekayaan Saylor sendiri diperkirakan berada di kisaran USD 5,4 miliar atau sekitar Rp95 triliun.

Namun, Mow menilai apabila saham MSTR diperdagangkan dengan premi di atas nilai kepemilikan Bitcoin-nya, maka eksposur Saylor akan meningkat sehingga ambang harga yang diperlukan turun menjadi sekitar USD 4,2 juta per BTC.

Dikutip dari Benzinga, prediksi tersebut dinilai penuh asumsi dan tidak semua pihak sepakat. Analis kripto Willy Woo menilai perhitungan itu belum memasukkan potensi pertumbuhan kekayaan Musk dari berbagai proyek ambisiusnya, termasuk Dyson Swarm.

Baca Juga: Luruskan Isu Miring, Yayasan Fahim Quran Plus Pastikan Operasional Sah dan Transparan

Selain itu, sejumlah pihak juga menyoroti potensi keuntungan Musk dari rencana IPO SpaceX yang telah lama dinantikan, serta kepemilikan Bitcoin milik Tesla.

Berdasarkan data sejumlah perusahaan analitik on-chain, Tesla saat ini memiliki 11.509 BTC.

Mow mengakui ada sejumlah faktor yang belum diperhitungkan dalam hipotesis tersebut. Namun, ia juga menegaskan prediksinya belum memasukkan kemungkinan tambahan pembelian Bitcoin oleh Strategy di masa mendatang.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#orang terkaya di dunia #kripto #elon musk