RADAR BOGOR - Kondisi arus transportasi jamaah haji di Kota Makkah mulai mengalami kepadatan seiring semakin banyaknya jamaah dari berbagai negara yang berdatangan menjelang puncak ibadah haji 1447 Hijriah.
Situasi ini turut dirasakan jamaah haji asal Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Kloter JKS 03.
Pendamping jamaah haji Kloter JKS 03 Kabupaten Bogor, Ikbal Farisi atau yang akrab disapa Bang Boy mengungkapkan, kondisi terkini jamaah pada Jumat, 22 Mei 2026.
Baca Juga: Pemkot Bogor Janji Bangun Jembatan yang Ambruk di Pasir Jaya, Targetkan Selesai Akhir November 2026
Menurutnya, kepadatan aktivitas di sekitar Masjidil Haram semakin meningkat dibanding hari-hari sebelumnya.
“Transportasi sudah mulai padat dan waktu tempuh menjadi lebih lama. Dari pemondokan menuju Masjidil Haram saat ini diperkirakan bisa mencapai sekitar satu jam perjalanan,” ujar Bang Boy saat memberikan keterangan dari Makkah kepada Radar Bogor.
Aktivitas Jamaah Meningkat, Area Sekitar Masjidil Haram Dipadati Umat dari Berbagai Negara
Bang Boy yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Darul Ulum Parung serta Pengurus Inti FK KBIHU Kabupaten Bogor mengatakan, lonjakan jumlah jamaah membuat mobilitas di sejumlah titik utama Kota Makkah mengalami peningkatan signifikan.
Para jamaah dari berbagai negara terlihat mulai memadati area sekitar Masjidil Haram, baik untuk melaksanakan tawaf maupun ibadah lainnya.
Kepadatan ini berdampak pada akses transportasi dan pergerakan jamaah dari hotel atau pemondokan menuju kawasan masjid.
Meski demikian, ia memastikan kondisi jamaah haji asal Kabupaten Bogor secara umum dalam keadaan baik dan tetap menjalankan rangkaian ibadah dengan tertib.
Jamaah Diimbau Mengatur Waktu Perjalanan dan Menjaga Kondisi Fisik
Dalam situasi kepadatan yang terus meningkat, Bang Boy mengimbau jamaah agar lebih bijak dalam mengatur waktu keberangkatan menuju Masjidil Haram.
Ia juga mengingatkan, pentingnya menjaga stamina di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat.
“Jamaah diharapkan bisa menyesuaikan jadwal keberangkatan agar tidak terlalu terburu-buru, serta menjaga kesehatan karena aktivitas di Makkah saat ini cukup padat,” katanya.
Peningkatan kepadatan di Makkah diperkirakan akan terus terjadi menjelang fase puncak haji.
Karena itu, para pendamping dan petugas haji terus melakukan pemantauan demi memastikan jamaah tetap aman dan nyaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim