Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jemaah Haji Bogor Bersiap Pulang ke Indonesia, Ada Larangan Penting yang Tak Boleh Diabaikan

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 4 Juni 2026 | 09:28 WIB
Ketua Kloter JKS 03, Ade Irawan (kanan) mendampingi para jamaah haji asal Bogor yang menjalani pemeriksaan barang bawaan.
Ketua Kloter JKS 03, Ade Irawan (kanan) mendampingi para jamaah haji asal Bogor yang menjalani pemeriksaan barang bawaan.

RADAR BOGOR - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia musim haji 1447 H/2026 M terus berlangsung secara bertahap.

Sejak awal Juni 2026, berbagai kelompok terbang (kloter) dari sejumlah embarkasi mulai dijadwalkan kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Salah satu kloter yang bersiap pulang adalah Kloter JKS 03 asal Kabupaten Bogor.

Baca Juga: 5 Pameran Seni yang Bisa Masuk Agenda Liburan Warga Bogor di Bulan Juni, Ada yang Gratis hingga Karya Interaktif

Sesuai jadwal, rombongan jemaah tersebut akan diberangkatkan menuju Indonesia pada 4 Juni 2026.

Menjelang kepulangan, para jemaah tidak hanya fokus mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang.

Mereka juga diwajibkan mengikuti sejumlah prosedur penting yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan, termasuk pemeriksaan dan penimbangan barang bawaan.

Koper Wajib Ditimbang, Berat Maksimal Sudah Ditentukan

Ketua Kloter JKS 03, Ade Irawan menjelaskan, setiap jemaah harus mengikuti proses penimbangan koper sebelum keberangkatan menuju bandara.

Menurut Ade, ketentuan yang berlaku mengharuskan koper besar memiliki batas maksimal berat 32 kilogram, sementara koper kabin dibatasi hingga 7 kilogram.

Ia menerangkan, proses penimbangan dilakukan untuk memastikan seluruh barang bawaan sesuai dengan aturan maskapai penerbangan dan tidak melebihi kapasitas yang telah ditetapkan.

Ade menegaskan, kepatuhan terhadap batas berat tersebut sangat penting agar proses keberangkatan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala saat pemeriksaan di bandara maupun selama penerbangan.

Larangan Membawa Air Zamzam dalam Koper Jadi Perhatian Serius

Di tengah persiapan kepulangan, ada satu aturan yang terus diingatkan kepada seluruh jemaah, yakni larangan membawa air zamzam ke dalam koper, baik koper besar maupun koper kabin.

Ade Irawan mengungkapkan, larangan tersebut telah disosialisasikan sejak awal pelaksanaan ibadah haji.

"Petugas selalu mengingatkan semua jemaah haji," ucapnya, Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, pihak maskapai bersama petugas haji berulang kali mengingatkan agar jemaah tidak menyimpan air zamzam di dalam bagasi pribadi karena berpotensi mengganggu aspek keselamatan penerbangan.

Ia menambahkan, air zamzam untuk jemaah telah disiapkan melalui mekanisme distribusi resmi sehingga tidak perlu dibawa secara pribadi di dalam koper.

Maskapai Ingatkan Risiko Pembongkaran Koper di Bandara

Peringatan serupa juga disampaikan oleh perwakilan Saudia Airlines, M. Zaki.

Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap aturan penerbangan akan membantu mempercepat proses pemeriksaan bagasi sekaligus meminimalkan hambatan saat keberangkatan.

Menurut Zaki, apabila petugas bandara menemukan air zamzam di dalam koper, maka bagasi tersebut berpotensi dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi tersebut tidak hanya memperlambat proses keberangkatan, tetapi juga dapat merugikan jemaah karena barang-barang pribadi yang tersimpan di dalam koper berisiko tercecer atau mengalami kerusakan saat pemeriksaan dilakukan.

Karena itu, pihak maskapai kembali mengingatkan seluruh jemaah agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Kepulangan Haji 2026 Diharapkan Berjalan Lancar

Dengan dimulainya fase pemulangan jemaah haji Indonesia, berbagai pihak terus berupaya memastikan seluruh proses berlangsung tertib dan aman.

Kepatuhan terhadap aturan bagasi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kelancaran perjalanan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sate Padang Paling Juara di Kota Asalnya, Potongan Dagingnya Jumbo dan Kuahnya Bikin Nagih

Bagi jemaah Kloter JKS 03 asal Kabupaten Bogor yang akan terbang pada 4 Juni 2026, persiapan matang dan kepatuhan terhadap aturan penerbangan diharapkan menjadi kunci perjalanan pulang yang nyaman hingga tiba kembali di Tanah Air. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #haji #air zamzam