Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tragedi Maut Kebakaran Bar di Bangkok Picu Kemarahan Publik, Korban Tembus 30 Jiwa

Yosep Awaludin • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB
Masyarakat memberikan penghormatan terakhir kepada para korban kebakaran di Bar Rong Beer Na Lat Phrao Bangkok pada 14 Juli 2026. (Foto:  FAP)
Masyarakat memberikan penghormatan terakhir kepada para korban kebakaran di Bar Rong Beer Na Lat Phrao Bangkok pada 14 Juli 2026. (Foto:  FAP)

RADAR BOGOR – Jumlah korban jiwa dalam insiden kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah pub di Distrik Chatuchak, Bangkok Utara, dilaporkan terus bertambah hingga menembus angka 30 orang per Selasa 14 Juli 2026.

Bencana maut ini langsung memicu gelombang kemarahan publik. Menanggapi situasi yang kian kritis di wilayah kekuasaannya, Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, langsung mengambil tindakan tegas.

Ia berjanji akan menyapu bersih tempat hiburan malam yang nakal dan melanggar hukum.

Dari hasil penyelidikan awal, banyaknya korban jiwa yang berjatuhan di pub kawasan Chatuchak tersebut dinilai akibat kelalaian sistemik yang terus berulang. 

Api dengan sangat cepat melahap seluruh bangunan karena penggunaan material dekorasi dan busa peredam suara (soundproofing) yang sangat mudah terbakar.

Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya akses keluar, di mana beberapa pintu darurat dilaporkan dalam kondisi terkunci rapat saat ratusan pengunjung yang panik mencoba menyelamatkan diri dari kepungan asap pekat.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Tanam Pohon Bareng Siswa

"Kami tidak akan memberikan toleransi lagi. Aturan operasional dan standar keselamatan bangunan untuk seluruh pub, bar, dan klub malam di Bangkok akan dirombak total dan diperketat tanpa pengecualian," tegas Chadchart Sittipunt dengan nada geram.

Gubernur Bangkok memastikan pihaknya telah menerjunkan tim gabungan berskala besar untuk menggelar sidak ke ratusan tempat hiburan malam di seantero ibu kota. 

Fokus utama razia ini adalah memeriksa ketersediaan jalur evakuasi, fungsi alat pemadam api ringan (APAR), serta sistem penyiram air (sprinkler).

Pemerintah Kota Bangkok juga menegaskan tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi berat berupa penyegelan dan pencabutan izin usaha permanen bagi pemilik tempat hiburan yang kedapatan memodifikasi bangunan tanpa izin atau melebihi kapasitas muatan (overcapacity).

Tragedi berdarah di Chatuchak ini kembali membuka luka lama sekaligus menjadi tamparan keras bagi industri pariwisata Thailand. 

Insiden ini dinilai memiliki pola yang sama persis dengan kebakaran maut Klub Santika di Bangkok pada 2009 dan Pub Mountain B di Chonburi pada 2022 silam. 

Kini, langkah agresif sang Gubernur diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan asing terhadap jaminan keselamatan kehidupan malam (nightlife) di negeri gajah putih tersebut. (Saniah/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
korban jiwa bangkok kebakaran