Bank Dunia Estimasikan Kerusakan Gempa Bumi Venezuela Tembus 19,6 Miliar US Dollar

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:00 WIB
Dampak kerusakan akibat gempa bumi dahsyat yang terjadi di Venezuela. (Foto: TikTok @reuters)
Dampak kerusakan akibat gempa bumi dahsyat yang terjadi di Venezuela. (Foto: TikTok @reuters)

RADAR BOGOR – Bank Dunia mengungkap estimasi awal terkait dampak dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada akhir Juni 2026.

Bank Dunia memperkirakan nilai kerusakan fisik akibat bencana di Venezuela itu mencapai US$19,6 miliar, atau sekitar Rp318 triliun, menjadikannya salah satu bencana paling merusak dalam sejarah modern negara tersebut.

Mengutip laporan media internasional Al Jazeera, besarnya nilai kerugian tersebut mencerminkan tingkat kerusakan yang meluas pada sektor infrastruktur, kawasan permukiman, hingga berbagai bangunan penting di Venezuela.

Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Global Rapid Damage Estimation (GRADE), kawasan permukiman menjadi sektor yang mengalami dampak paling besar dengan kontribusi 47 persen dari total kerusakan fisik.

Sementara itu, kerusakan pada infrastruktur publik mencapai 27 persen, sedangkan bangunan nonperumahan menyumbang sekitar 26 persen dari keseluruhan kerugian.

Wilayah La Guaira dan Distrik Ibu Kota Caracas menjadi daerah yang menerima dampak paling parah.

Baca Juga: Mengenal Perunggu, Band yang Suarakan Realitas Pekerja Kantoran Lewat Album Memorandum

Di La Guaira, dilaporkan sekitar satu dari lima rumah mengalami kerusakan hingga hancur total akibat guncangan gempa.

Gempa Terbesar Venezuela dalam Dua Abad

Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi pada 24 Juni 2026 tercatat sebagai bencana gempa paling mematikan di Venezuela sejak tahun 1812.

Pemerintah Venezuela melaporkan sedikitnya 5.000 orang meninggal dunia, sekitar 17.000 orang mengalami luka-luka, dan 18.000 warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.

Musibah ini juga memperburuk kondisi sosial ekonomi negara yang sebelumnya sudah menghadapi tingkat kemiskinan tinggi.

Sebelum gempa terjadi, angka kemiskinan nasional diperkirakan telah mencapai 76 persen.

Bank Dunia: Rekonstruksi Jadi Tantangan Besar

Wakil Presiden Bank Dunia untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia, Susana Cordeiro Guerra, menilai dampak gempa tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga melemahkan kapasitas produktif yang menjadi penopang perekonomian Venezuela.

Ia menjelaskan bahwa nilai kerusakan sebesar US$19,6 miliar hanya mencakup biaya penggantian aset fisik yang rusak secara langsung.

"Perhitungan ini belum memasukkan kebutuhan pembangunan kembali dengan standar bangunan yang lebih tahan gempa maupun biaya pembersihan puing-puing. Jika seluruh komponen tersebut dihitung, total kebutuhan dana diperkirakan dapat mencapai sekitar US$50 miliar," demikian penjelasan yang disampaikan Bank Dunia.

Lebih dari Satu Juta Warga Butuh Bantuan

Proses pemulihan pascabencana diperkirakan menjadi tantangan besar bagi Venezuela.

Rekonstruksi dinilai sangat menentukan keberhasilan pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi nasional.

Baca Juga: IFACE Bogor Luncurkan Gerakan Kreatif, Guru Diajak Jadi Konten Kreator Inspiratif

Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan lebih dari satu juta penduduk kini membutuhkan bantuan kemanusiaan secara mendesak.

Bank Dunia menilai percepatan pendanaan rekonstruksi serta koordinasi bantuan internasional menjadi faktor penting agar proses pemulihan tidak berlangsung terlalu lama.

Tanpa dukungan tersebut, krisis sosial dan ekonomi yang telah berlangsung di Venezuela dikhawatirkan akan semakin dalam.

Besarnya estimasi kerusakan yang dirilis Bank Dunia menunjukkan bahwa Venezuela tengah menghadapi salah satu periode paling berat dalam sejarah modernnya.

Keberhasilan membangun kembali negara tersebut tidak hanya bergantung pada langkah darurat pemerintah, tetapi juga pada komitmen pendanaan jangka panjang dan dukungan komunitas internasional untuk memulihkan kehidupan jutaan warga yang terdampak. (Angga/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
bank dunia gempa bumi venezuela