Kebakaran Hutan Terbesar di Belgia Hanguskan 3.000 Hektare, Ratusan Warga Dievakuasi

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Kondis kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Belgia. (Foto: aljazeera.com, Laurent Cavenati/Belga/AFP, Christoph Reichwein/dpa/picture alliance)
Kondis kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Belgia. (Foto: aljazeera.com, Laurent Cavenati/Belga/AFP, Christoph Reichwein/dpa/picture alliance)

RADAR BOGOR — Belgia menghadapi salah satu kebakaran hutan terparah dalam sejarah modernnya.

Kobaran api melanda kawasan cagar alam High Fens atau Hautes-Fagnes di Provinsi Liege, tidak jauh dari perbatasan Belgia dengan Jerman.

Kebakaran yang mulai terjadi sejak Jumat tersebut telah menghanguskan lebih dari 27 kilometer persegi kawasan hutan dan lahan, atau diperkirakan mencapai 2.700 hingga 3.000 hektare.

Luas area yang terbakar itu bahkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor kebakaran sebelumnya di lokasi yang sama.

Pada 2011, kebakaran di cagar alam High Fens tercatat menghanguskan sekitar 1.400 hektare lahan.

Sekitar 600 Warga Dievakuasi

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah arah angin berubah dan asap tebal menyelimuti kawasan sekitar.

Baca Juga: Nilai DMS MyASN Naik? Ini Cara ASN Agar Skornya Maksimal

Otoritas Belgia kemudian mengeluarkan perintah evakuasi pada Sabtu bagi sekitar 600 warga yang tinggal di wilayah Waimes dan Bütgenbach.

Hingga Minggu pagi, belum terdapat laporan mengenai rumah warga yang terbakar secara langsung.

Kendati demikian, masyarakat tetap diminta menjauh dari kawasan terdampak demi keselamatan.

Dampak kebakaran juga dirasakan di wilayah Jerman. Kota Monschau melaporkan bahwa kobaran api sempat berada sekitar 3 kilometer dari garis perbatasan.

Meski kemungkinan api menyeberang langsung ke wilayah Jerman dinilai kecil, pemerintah setempat tetap meminta warga di sejumlah distrik untuk melakukan evakuasi sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bahaya akibat kepulan asap.

Pemadaman Libatkan Tiga Negara

Upaya mengendalikan kebakaran melibatkan lebih dari 250 personel darurat. Operasi pemadaman juga menjadi misi lintas negara setelah petugas dari Jerman, Luksemburg, dan Belanda ikut memberikan bantuan.

Selain petugas pemadam kebakaran, petani setempat dan unsur militer turut dilibatkan.

Mereka menggunakan traktor untuk menyemprot air sekaligus membasahi sejumlah area yang dinilai rawan dilalap api.

Koordinasi antarwilayah dilakukan untuk mencegah kobaran api semakin meluas dan mendekati permukiman penduduk.

Suhu 37 Derajat Celsius dan Minim Hujan

Kebakaran besar di High Fens terjadi ketika Belgia sedang menghadapi gelombang panas ekstrem.

Baca Juga: AC Milan Berpeluang Bajak Nico Gonzalez dari Juventus

Pada Jumat, suhu udara di sejumlah wilayah negara tersebut dilaporkan mencapai sekitar 37 derajat Celsius.

Kondisi semakin diperburuk oleh rendahnya curah hujan selama beberapa pekan. Cuaca panas dan kondisi lahan yang kering membuat vegetasi lebih mudah terbakar dan memperbesar risiko penyebaran api.

Kebakaran di Belgia menjadi bagian dari rangkaian bencana kebakaran hutan yang melanda sejumlah negara Eropa sepanjang musim panas tahun ini.

Di kawasan Uni Eropa, luas wilayah yang terdampak kebakaran hutan diperkirakan telah mencapai sekitar 500.000 hektare.

Kondisi tersebut semakin menyoroti dampak cuaca ekstrem dan meningkatnya ancaman kebakaran terhadap ekosistem di Eropa. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
cagar alam jerman kebakaran hutan belgia