Kabar Baik! Dedi Mulyadi Targetkan Semua Jalan Desa di Jawa Barat Mulus Tahun Depan

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 09:42 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan target pembangunan seluruh jalan desa agar mulus pada 2027 dalam kegiatan bersama para kepala desa dan perangkat desa di Bandung Barat. (Foto : Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan target pembangunan seluruh jalan desa agar mulus pada 2027 dalam kegiatan bersama para kepala desa dan perangkat desa di Bandung Barat. (Foto : Kang Dedi Mulyadi Channel)

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan seluruh jalan desa di Jawa Barat dalam kondisi mulus pada 2027.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menambah sekitar 500 unit mesin pembuat beton berjalan yang akan ditempatkan di setiap kecamatan.

Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri kegiatan bersama para kepala desa dan perangkat desa di Bandung Barat.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghilangkan semangat pemerintah desa untuk terus membangun wilayahnya.

“Walaupun anggarannya turun, membangun desanya tetap semangat,” ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube miliknya.

Dedi Mulyadi Siapkan 500 Mesin Beton untuk Jalan Desa

Dedi Mulyadi menjelaskan, saat ini Jawa Barat telah memiliki sekitar 100 unit alat untuk mendukung pembangunan jalan.

Baca Juga: Kaca Mobil Turun Sendiri? Ini 4 Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Merawat Power Window

Pada 2027, pemerintah provinsi berencana membeli sekitar 500 unit tambahan mesin pembuat beton berjalan.

Alat tersebut nantinya ditempatkan di setiap kecamatan untuk membantu percepatan pembangunan jalan desa.

Dengan skema ini, pemerintah desa dan kabupaten diharapkan tidak perlu menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan alat maupun seluruh proses pembangunan jalan.

Menurut Dedi Mulyadi, pemerintah daerah cukup menyediakan bahan material yang dibutuhkan, seperti pasir, semen, dan batu pecah atau split.

“Tahun depan kita akan beli sekitar 500 unit mobil pembuat beton berjalan. Nanti akan ditempatkan di setiap kecamatan,” kata Dedi Mulyadi.

Ia juga menyebut rencana kerja sama dengan tiga pabrik semen di Jawa Barat agar harga semen untuk pembangunan desa bisa lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gunakan Pola Gotong Royong untuk Percepat Pembangunan

Dedi Mulyadi mengatakan pembangunan jalan desa akan mengandalkan pola gotong royong melalui pembagian peran antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa.

Dalam skema tersebut, ketersediaan alat dan kemudahan memperoleh material diharapkan dapat mengurangi beban anggaran pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

Ia juga berharap pengaturan mengenai dana desa dapat mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk melalui penyediaan bahan material di Jawa Barat. “Ini pola gotong royong. Saya yakin dengan kerja sama,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia optimistis skema tersebut dapat mempercepat pemerataan pembangunan jalan sehingga masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat bisa menikmati akses jalan yang lebih baik.

Baca Juga: Viral! Pekerja Asal Jabar Diduga tak Digaji dan Dianiaya di Batam, Ini Respons Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Targetkan Jalan Desa Mulus pada 2027

Dalam pemaparannya, Dedi Mulyadi menegaskan target agar masyarakat Jawa Barat dapat menikmati jalan desa yang mulus pada 2027.

Selain jalan, ia juga menyinggung pembangunan infrastruktur irigasi yang diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan kemudahan mobilitas warga, tetapi juga dapat membantu menggerakkan perekonomian lokal.

Akses jalan yang baik diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian, memperlancar kegiatan ekonomi, serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dedi Mulyadi Siapkan Program Perlindungan bagi 5,4 Juta Keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga menyampaikan rencana pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan perlindungan asuransi kepada 5,4 juta kepala keluarga di Jawa Barat pada 2027.

Ia menyebut perlindungan tersebut mencakup asuransi kesehatan, kecelakaan kerja, dan kematian melalui program yang disampaikannya sebagai BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa warga Jawa Barat yang tidak mampu dan membutuhkan perawatan di rumah sakit kelas III juga akan mendapat bantuan pembiayaan sesuai skema yang disiapkan pemerintah daerah.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat perlindungan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga: SMAN 2 Kota Bogor Borong Prestasi, dari Band, Olahraga hingga Modern Dance

Meski demikian, berbagai program tersebut masih perlu mengacu pada ketentuan, penganggaran, serta mekanisme pelaksanaan yang berlaku.

Dedi Mulyadi berharap pembangunan infrastruktur dan perlindungan sosial dapat berjalan beriringan sehingga desa menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. (Fauzan Kaifah/MG)

Editor : Yosep Awaludin
dedi mulyadi jawa barat jalan desa