Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Hentikan Penggalangan Dana di Jalan Raya, Dedi Mulyadi: Jangan Ganggu Ketertiban Umum

Robecca Sesaria • Minggu, 13 April 2025 | 08:14 WIB
Dedi Mulyadi dan salah satu warga yang melakukan penggalangan dana di jalan raya
Dedi Mulyadi dan salah satu warga yang melakukan penggalangan dana di jalan raya

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara tegas melarang praktik penggalangan dana di jalan raya.

Hal ini dilakukan Dedi Mulyadi karena praktik penggalangan dana di jalan raya sering menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Apalagi, penggalangan dana yang dilakukan mengatasnamakan pembangunan tempat ibadah, tetapi dengan cara yang bisa mengganggu orang lain.

Larangan penggalangan dana di jalan raya ini disampaikan oleh Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Kampung Cikukulu, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 10 April 2025.

Melalui YouTube pribadi miliknya, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa kegiatan meminta sumbangan di jalan raya telah menyebabkan kemacetan dan berpotensi menciptakan trauma bagi pengguna jalan.

Contoh dari kasus penggalangan dana di jalan raya ini terjadi di Desa Cisande untuk pembangunan Masjid Al-Abror.

“Setiap hari bikin macet jalan, katanya untuk pembangunan masjid. Mulai hari ini saya hentikan, tidak boleh lagi minta-minta di jalan,” ucap Dedi Mulyadi.

Meski Dedi Mulyadi melarang penggalangan dana tersebut, sang gubernur memberikan bantuan sebesar Rp30 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pembangunan Masjid Al-Abror.

Selain itu, Kang Dedi (sapaan karib Dedi Mulyadi) menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Selain menyoroti masalah penggalangan dana, Dedi Mulyadi juga menegaskan masalah sampah yang menumpuk di salah satu sungai yang ada di kawasan Masjid Al-Abror.

Melihat hal tersebut, pria kelahiran 1971 ini langsung meminta warga untuk membersihkan sungai di kampung tersebut.

“Sekarang saya hanya minta satu kepada warga, bersihkan sungai di kampung ini, sebagai imbalan bersihkan semua,” ucapnya.

Dedi Mulyadi juga mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Buang sampah ke sungai itu dosa. Tapi mengutip sampah, itu ibadah, tolong sampaikan itu nanti di mimbar masjid ini,” tegas Dedi Mulyadi.

Terakhir, Gubernur Jawa Barat tersebut mengajak masyarakat, khususnya warga Sukabumi, untuk selalu menjaga kebersihan dan menjunjung tinggi nilai gotong-royong.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #penggalangan dana #jawa barat