RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus mencuri perhatian publik dan masyarakat Indonesia.
Berbagai gebrakan yang tergolong berani dilakukan oleh Dedi Mulyadi demi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai gubernur, Dedi Mulyadi tidak ragu untuk mengambil langkah-langkah tegas yang langsung mencabut akar permasalahan.
Setiap gebrakan yang dilakukan Dedi langsung menjadi sorotan dan tak jarang menjadi bahan perdebatan di kalangan masyarakat.
Baru beberapa bulan semenjak menjabat, Dedi Mulyadi telah mengubah Jawa Barat dengan cara-cara yang belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.
Dari beberapa gebrakan yang telah dilakukan Dedi Mulyadi, ada 3 gebrakan yang paling menjadi sorotan dan bahan perbincangan masyarakat karena tindakan sang gubernur yang sangat berani. Apa saja 3 gebrakan tersebut?
1. Pembongkaran Objek Wisata di Puncak Bogor
Beberapa bulan yang lalu, Dedi mengambil tindakan untuk membongkar salah satu tempat wisata yang ada di Bogor.
Hal ini dilakukan Dedi bukan tanpa alasan, melainkan ada alasan kuat yang membuat Dedi mengambil tindakan ini.
Keberanian yang dilakukan pria kelahiran 1971 ini tentu saja menarik perhatian masyarakat, terutama masyarakat Jawa Barat.
2. Larangan Study Tour
Dedi Mulyadi secara tegas melarang seluruh sekolah yang ada di Jawa Barat untuk melakukan study tour.
Hal ini Dedi lakukan karena beberapa alasan, salah satunya adalah agar orang tua tidak terbebani dengan kegiatan ini secara finansial.
3. Program Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor dan Biaya Balik Nama
Beberapa hari yang lalu, Dedi Mulyadi mengumumkan kebijakan pembebasan pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama.
Kebijakan ini mulai berlaku pada 9 April hingga 30 Juni 2025.
Dedi Mulyadi juga menghimbau kepada seluruh pemilik kendaraan, baik individu maupun perusahaan, untuk memanfaatkan kesempatan ini.
"Ini kesempatan, mohon dimanfaatkan. Karena apa? Jangan sampai operasinya di Jawa Barat, ngerusak jalan di Jawa Barat, tapi bayar pajaknya di provinsi lain," lanjut Dedi Mulyadi.
Perlu diingat bahwa hanya pajak kendaraan dan biaya balik nama yang digratiskan, tetapi sejumlah biaya lainnya tetap harus dibayar oleh masyarakat, seperti PPN, penerbitan STNK, dan BPKB.
Itulah 3 gebrakan Dedi Mulyadi yang paling disoroti oleh masyarakat.***
Editor : Eli Kustiyawati