RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membuat kebijakan baru untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Dedi Mulyadi mulai menertibkan PKL yang ada di sepanjang trotoar Jalan Pasteur, Bandung.
Namun, untuk menertibkan PKL ini, Dedi Mulyadi menggunakan cara yang berbeda, yaitu cara humanis.
Apa itu cara humanis?
Dilansir dari YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Gubernur Jawa Barat tersebut melakukan inspeksi mendadak dan membongkar lapak semi permanen milik pedagang yang berjualan di trotoar Jalan Pasteur.
Untuk menertibkan PKL yang ada di sepanjang trotoar Jalan Pasteur Bandung ini, Dedi Mulyadi menggunakan cara humanis.
Dedi Mulyadi memberikan sejumlah uang kepada seorang ibu pedagang dengan syarat sang ibu harus berhenti berjualan selama sebulan.
Lalu, suami dari ibu tersebut juga ditawarkan pekerjaan oleh Dedi Mulyadi untuk menjadi petugas kebersihan dengan gaji tetap.
Hal ini Dedi Mulyadi lakukan supaya Kota Bandung menjadi tertib, tetapi masyarakatnya juga harus tetap hidup dengan nyaman.
Penertiban PKL di sepanjang jalan trotoar ini dilakukan supaya para pejalan kaki bisa mendapatkan haknya untuk berjalan di trotoar.
Beberapa saat sebelum Dedi Mulyadi sampai ke lokasi penertiban, sudah ada banyak Satpol PP yang menurunkan spanduk-spanduk di pohon-pohon dekat trotoar.
Penertiban PKL ini tak hanya dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, tetapi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga ikut andil. Penertiban PKL ini mulai dilakukan sejak tanggal 8 April 2025.
Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung telah bekerja sama untuk membuat Bandung kembali ke karakter asli dan berharap bisa lebih baik lagi.
Demikian informasi terkait penertiban PKL yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di sepanjang trotoar Jalan Pasteur Bandung menggunakan cara humanis. ***
Editor : Eli Kustiyawati