RADAR BOGOR - Dalam waktu sepekan, dari 14 hingga 20 April 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah melakukan berbagai aktivitas dan meresmikan kebijakan-kebijakan baru.
Kebijakan yang dibuat oleh Dedi Mulyadi tentu saja bertujuan untuk mengedepankan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Lalu, apa saja aktivitas dan kebijakan terbaru yang dibuat oleh Dedi Mulyadi? Berikut informasinya.
1. Terbitkan Surat Edaran Penertiban Pungutan di Jalan Umum
Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan ketentraman umum yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Kepala daerah diminta untuk membentuk jejaring pengawasan guna menertibkan pungutan atau sumbangan masyarakat.
Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kebijakan ini mulai berlaku pada Senin, 14 April 2025.
2. Jabar Reaktivasi Jalur Kereta Api Dukung Pariwisata
Dedi Mulyadi akan memanfaatkan kereta api untuk memaksimalkan potensi pariwisata Jawa Barat.
“Kereta api sebenarnya jalur transportasi yang paling murah,” ucap Dedi Mulyadi saat Rakor Perkeretaapian, Selasa, 15 April 2025.
Menurut Dedi, kereta api mampu mendukung sektor pariwisata karena sifatnya yang massal dan juga anti macet.
“(Kereta api) Ini pengangkutannya massal, karena pengangkutannya massal mudah memobilisasi orangnya,” lanjut KDM, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
3. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Longsor di Bogor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bogor Dede Rachim langsung meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin, 14 April 2025.
Kunjungan yang dilakukan KDM ini menjadi langkah awal percepatan pemulihan kawasan serta pembangunan akses baru yang lebih aman menuju Stasiun Batutulis.
Dedi menyatakan bahwa Pemda Provinsi Jawa Barat akan melakukan rehabilitasi lingkungan dengan cara menanam kembali pohon-pohon endemik untuk mengembalikan fungsi kawasan sebagai daerah resapan air.
“Kita akan tanami kembali kawasan ini dengan pohon-pohon endemik. Ini bukan hanya soal estetika, tapi soal menjaga ekosistem dan keselamatan warga,” ujar Dedi Mulyadi.
4. RUPST Bank BJB, Gubernur Jawa Barat Tegaskan Sikap Profesional Pemda Provinsi Jawa Barat
Sebagai pemegang saham terbanyak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bjb Tahun Buku 2024 di Menara Bank bjb, Kota Bandung. RUPST ini dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025.
Dalam RUPST tersebut ditetapkan Yusuf Saadudin sebagai Direktur Utama Bank bjb.
Selain itu, Wowiek Prasantyo sebagai Bosman Mardigu ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bank bjb.
Sedangkan untuk posisi Komisaris diisi oleh Sekda Jabar Herman Suryatman, dan Helmy Yahya menempati posisi Komisaris Independen.
Dengan ditetapkannya struktur pimpinan baru ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat sebagai pemegang saham tertinggi akan mengedepankan profesionalitas dengan tidak adanya intervensi dalam setiap kebijakan.
Itulah 4 kegiatan dan kebijakan Gubernur Jawa Barat selama satu pekan ke belakang. ***
Editor : Eli Kustiyawati