RADAR BOGOR - Banyak pihak yang kerap menanyakan kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Subang.
Dalam video unggahan akun media sosial Instagram miliknya, Dedi mengatakan, fasilitas Lembur Pakuan sudah ada sebelum Dedi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Saya menyampaikan bahwa seluruh fasilitas di Lembur Pakuan sudah terbangun tertata jauh sebelum saya jadi gubernur," tuturnya.
Dedi menjelaskan, semua fasilitas tersebut tidak ada hubungan dengan anggaran negara.
"Seluruhnya diperoleh dari keringat dalam setiap waktu dan dukungan dari seluruh warganet yang tidak ada kaitannya dengan anggaran negara," tandasnya.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak terkait aktivitas yang ia lakukan.
"Pertama saya menyampaikan atas seluruh dukungan warganet di manapun berada, yang memberikan supporting kepada saya, dalam melaksanakan tugas," tambahnya.
Menurut Dedi, setiap tugas memiliki tantangan dan rintangan.
"Itu bagian dari perjuangan kita untuk mengembalikan marwah Provinsi Jawa Barat, baik marwah penghuninya, manusianya, maupun marwah alamnya," tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Dedi menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan konsisten melindugi ekosistem.
"Saya sampaikan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan konsisten menjaga ekosistem, menjaga alam," ungkapnya.
Dedi menegaskan akan menindak tegas tindakan ilegal.
"Akan terus bertindak terhadap perilaku ilegal yang merusak tanah airnya Jawa Barat," tandasnya.
Dedi memastikan, Pemprov Jabar tidak akan segan mencabut izin penambangan yang sudah dikeluarkan pemerintah terdahulu.
"Dan kami juga tidak segan-segan untuk mencabut berbagai izin yang sudah dikeluarkan pemerintah terdahulu, tapi melanggar ketentuan yang menjadi standarisasi kegiatan penambangan atau sejenisnya yang terjadi di Jawa Barat," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat berharap, tidak ada lagi peristiwa kekerasan di wilayahnya.
"Di Jawa Barat tidak boleh ada peristiwa-peristiwa yang memiliki nuansa kekerasan, menghilangkan hak-hak orang rasa tenang, rasa nyaman, dan sejahtera hidupnya," pungkasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti