RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Karawang untuk meninjau lokasi Jembatan Loji yang kini sudah berfungsi.
Saat menuju lokasi, tiba-tiba mobil Gubernur Jawa Barat dihadang sejumlah ibu-ibu yang meminta pertolongan.
Kepada Dedi Mulyadi, salah satu ibu mengatakan belum dibayar dan ingin bertemu.
"Bapak abdi tos ke Pakuan, hayang kapendak ka Bapak. Abdi can beres can dibayar," ungkapnya.
Dedi menanyakan jumlah rumah yang belum diayar terkait pembangunan jalan tol di Karawang.
"Berapa rumah yang belum dibayar," tanyanya.
"13 masih bertahan," jawab ibu yang menghadang mobil gubernur.
Salah satu ibu meminta Gubernur Jawa Barat turun dari mobil.
"Hayu Bapak turun," ajaknya.
"Engga-engga mau," ujar Dedi Mulyadi
Ibu tersebut menuturkan masih bertahan karena tanahnya ingin dibeli dengan harga yang layak.
"Abdi masih bertahan, harganya Rp200 ribu Bapak," ungkapnya.
Dedi menanyakan harga yang diinginkan warga.
"Ibu pengennya berapa?" tanya Dedi.
"Maunya yang layak, yang bisa beli tanah lagi. Masih banyak korban-korban lain lagi," cerita ibu tersebut.
Dedi menanyakan luasan tanah yang dimiliki oleh para warga.
"Masing-masing punya berapa hektar?" tanya Dedi
"Engga banyak, paling banyak 3000," imbuh ibu lainnya.
Gubernur Jawa Barat menginisiasi untuk mempertemukan warga dengan pengembang.
"Nanti saya coba undang ibu sama PT pengembangnya. Pengembangnya apa PT-nya?" tanya Dedi.
"Sekarang NKE, dulu Waskita," jawab ibu tersebut.
Sembari menangis, sang ibu mengatakan, dirinya sudah ke rumah Dedi Mulyadi di Pakuan.
"Bapak abdi tos ka Pakuan," lanjutnya.
"Ya udah, sekarang udah direkam nih. Jangan nangis lagi," pinta Dedi.
Ibu tersebut menyampaikan, sulit bertemu dengan Gubernur Jawa Barat.
"Atuh kapendak jeung Bapak susah," sebutnya.
"Emang ngurusin Ibu saja, kan Gubernur Jawa Barat," tandas Dedi Mulyadi.
"Abdi eweuh nu nolongan," ucap ibu tersebut.
Dedi Kembali menanyakan harga jual tanah yang diinginkan sang ibu.
"Ibunya pengennya berapa?" tanyanya.
"Yang layak, Rp1 juta saya terima," ungkap ibu tersebut.
Setelah mendengar jawaban ibu-ibu yang menghadang, Dedi menegaskan akan mencari jalan keluar.
"Ya sudah, saya jalan dulu ya. Nanti saya carikan jalan. Nanti pengembang tol sama warganya dipanggil," pungkasnya.
Sebagai informasi, pemerintah akan membangun Jalan Tol Sentul Selatan - Karawang Barat.
Rencananya tol ini akan menghubungkan empat jalan tol eksisting yakni, Tol Jagorawi, Jalan Tol Bogor Ring Road yang terhubung dengan Jalan Tol Bogor Serpong via Parung, Jalan Tol Jakarta - Cikampek, dan Jakarta - Cikampek 2.
Editor : Siti Dewi Yanti