RADAR BOGOR - Seorang nenek penjual gorengan di Kota Depok tak kuasa menahan tangis saat mendapat bantuan uang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Sebagai pemimpin di Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi lagi-lagi menuai pujian publik atas apa yang dilakukannya terhadap rakyat, dan kali ini kepada seorang nenek penjual bakwan atau bala-bala di Kota Depok.
Momen haru pertemuan antara Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan seorang nenek berlangsung di acara hiburan rakyat dalam rangka HUT ke-26 Kota Depok yang digelar Depok Open Space, Jumat (25/4/2025) malam.
Dilansir dari video yang diunggah di YouTube Lembur Pakuan Channel, kemeriahaan berlangsung pada perayaan Hari Jadi Kota Depok ke-26 yang juga dihadiri Wali Kota Depok Supian Suri serta jajaran pejabat di lingkungan pemerintah.
Pada acara tersebut, seorang nenek yang menyita perhatian Gubernur Jawa Barat kemudian dipanggil ke atas panggung.
Kepala daerah yang disapa KDM itu kemudian berbincang dengan sang nenek yang memakai jilbab hijau dan diketahui ia sehari-hari berjualan gorengan.
Sang nenek menceritakan ia sudah 13 tahun berjualan terlebih sejak sang suami meninggal dunia dan memiliki 4 anak. Satu di antaranya yakni sang anak bungsu tengah menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi salut kepada sang nenek lantaran memiliki anak yang menempuh pendidikan tinggi meski dirinya berjualan gorengan.
KDM lalu bertanya berapa penghasilan nenek tersebut setiap harinya, ia pun menjawab mendapat sekitar Rp200 ribu. Dari total penghasilan itu, sang nenek mendapat untung hanya Rp50 ribu.
"Cukup Rp50 ribu sehari?" tanya Dedi Mulyadi yang kemudian dijawab cukup oleh sang nenek.
Tak lama kemudian nenek itu pun diminta memejamkan mata dan diminta berdoa agar bisa mendapat tambahan modal untuk membangun warung. Saat sang nenek memejamkan mata, Gubernur Jabar lantas memberinya sejumlah uang yang membuat nenek itu terkejut.
Ia pun seketika menangis dan memeluk Dedi Mulyadi seraya mengucapkan terima kasih dan mendoakan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.
Gubernur Jawa Barat lalu memeluk nenek tersebut hingga membuat banyak orang ikut menangis. Bahkan sejumlah orang ramai-ramai turut menyerahkan uang kepada nenek tersebut sehingga total mendapat Rp26 juta.
Dedi Mulyadi memuji sikap sang nenek yang ia panggil Emak saat menerima bantuan darinya.
"Ini Emak luar biasa ya, ketika dapat uang teriak-teriak di telinga saya ini duitnya kegedean saya baru terima uang sebesar ini," ujar Dedi Mulyadi.
Selain itu kata KDM, dari penampilannya si Emak justru tidak memperlihatkan bahwa dirinya miskin dan perlu dikasihani oleh orang lain.
"Dari tampilannya tidak memperlihatkan saya miskin, saya perlu dikasihani, tidak sama sekali, bahwa orang yang seperti ini hidupnya akan selalu bahagia. Orang yang seperti ini hidupnya selalu cukup dan berkah bagi emak jualan bala-bala sudah 13 tahun ditinggalkan suaminya, anaknya bisa kuliah," kata Dedi Mulyadi.
Gubernur Jabar juga menyampaikan kepada Wali Kota Depok lantaran telah memberikannya kado spesial kepada dirinya yakni ada warga Depok yang hebat, salah satunya nenek penjual gorengan.
"Jadi kalau ada program ibu asuh ini termasuk yang menjadi salah satu ibu asuh," ucap Dedi Mulyadi.
Tak sampai di situ, setelah terkumpul bantuan uang sebesar Rp26 juta, KDM kemudian memberi tambahan.
"Ini Rp26 juta nanti saya genapin jadi Rp40 juta yah," ujar gubernur yang kembali memberi bantuan kepada si Emak.
Mendapat tambahan bantuan, sang nenek justru mengatakan jangan terlalu besar.
"Iya jangan gede-gede saya udah alhamdulillah segitu juga udah bersyukur bapak berkah mudah-mudahan pada sehat semua pada panjang umur biar bisa ketemu lagi," kata nenek tersebut.
"Karena emak protes sama saya jadi saya tambah lagi jadi Rp50 juta," imbuh Gubernur Jawa Barat yang kembali menambahkan bantuan uang kepada si Emak.