RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menaruh perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya terhadap para siswa di wilayah provinsi yang dipimpinnya. Kali ini, Dedi merencanakan pembagian kelas di tingkat SMP berdasarkan hobi siswa tersebut.
Berbagai program untuk pelajar di Jawa Barat (Jabar) digagas Dedi Mulyadi, setelah sebelumnya merencanakan siswa nakal dididik di barak militer, mengimbau siswa jalan kaki ke sekolah, kali ini ada wacana baru dari kepala daerah.
Rencana itu disampaikan Gubernur Jabar saat bertemu dengan para SMP Negeri 1 Panawangan, Kabupaten Ciamis yang sempat viral karena video jalan kaki hingga menyapa Dedi Mulyadi.
Di hadapan para siswa sebagaimana video yang diunggahnya di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi Mulyadi mengungkapkan program baru yang ingin ia terapkan.
"Kang Dedi punya program baru, siswa SMP dibikin kelas berdasarkan hobi. Hobi bola voli satu kelas misalnya bareng sepakbola. Hobinya nyanyi bikin novel sastra, bikin satu kelas seni. Yang pengen jadi tentara dan polisi satu kelas, biar hobinya sama. Setuju gak?" ujar Dedi Mulyadi di hadapan para pelajar SMPN 1 Panawangan.
"Setuju," jawab para siswa SMPN 1 Panawangan.
Dalam program tersebut rencananya pembelajaran setiap kelas pun berbeda, sebagai contoh di kelas olahraga yang diisi oleh siswa yang hobi olahraga, maka kegiatan yang berhubungan dengan olahraga akan diperbanyak.
"Yang kelas sepak bola nanti sepakbolanya lebih banyak, yang mau jadi tentara latihannya renang, lari, baris berbaris. Keren deh sakola kalau kaya gitu," ungkap Gubernur Jabar.
Meski demikian hal tersebut baru wacana dan belum dijelaskan secara rinci terkait penerapan ke depan seperti apa karena masih membutuhkan pembahasan dan kajian lebih lanjut dengan pihak terkait.
Editor : Eka Rahmawati