RADAR BOGOR – Pasar Caringin, yang terletak di wilayah Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan setelah tumpukan sampah yang menggunung di kawasan pasar tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat.
Tidak hanya mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung di Pasar Caringin, tumpukan sampah juga menjadi isu lingkungan yang cukup serius.
Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung untuk meninjau dan memberikan solusi yang tegas terhadap kondisi Pasar Caringin.
Dalam kunjungan yang dilakukan pada Senin (30/4), Dedi Mulyadi terlihat sangat fokus pada masalah pengelolaan sampah yang telah berlangsung lama di Pasar Caringin.
Ia mengecam pengelolaan sampah yang dinilai tidak efisien dan tidak sesuai dengan standar kebersihan yang layak.
Salah satu solusi yang ditawarkan oleh Dedi Mulyadi adalah penggunaan teknologi insinerator untuk membakar sampah secara efisien.
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara mandiri oleh pengelola pasar dan tidak boleh lagi mengandalkan pihak luar.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi juga meminta pengelola pasar untuk segera menyiapkan alat dan fasilitas yang diperlukan untuk menjalankan proses pembakaran sampah tersebut.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mempertanyakan komitmen pengelola pasar dalam mengelola sampah, terutama terkait dana yang terkumpul dari iuran sampah pedagang.
Menurutnya, dana yang sudah dipungut dari pedagang seharusnya digunakan untuk membeli alat pengelolaan sampah.
"Sampah ini harus dikelola dengan baik. Uang yang sudah dipungut dari pedagang harus digunakan untuk membeli alat dan teknologi yang tepat, seperti insinerator," kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi tidak segan-segan memberikan ultimatum kepada pengelola pasar.
Jika dalam waktu satu bulan insinerator belum terpasang, ia tidak akan ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut.
"Jika dalam satu bulan ini pengelola pasar tidak bisa menyediakan insinerator, saya akan melaporkan hal ini ke pihak berwenang," ujarnya.
Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah pengelola pasar yang berkomitmen untuk segera menyiapkan surat pernyataan terkait pemasangan insinerator dan pengelolaan sampah.
Dedi juga memberikan dukungan agar pengelola pasar dapat bekerja sama dengan pihak yang berkompeten dalam bidang pengelolaan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi pedagang serta pengunjung pasar.
Sementara itu, para pedagang Pasar Caringin pun menyambut baik langkah Dedi Mulyadi dalam menangani permasalahan sampah.
Dengan langkah tegas dan solusi konkret yang ditawarkan, Dedi Mulyadi berharap Pasar Caringin bisa menjadi pasar yang lebih bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.***
Editor : Eli Kustiyawati