RADAR BOGOR - Sejumlah Siswa SMA Yadika 8 Bekasi mendatangi Gedung Pakuan Bandung untuk memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Undangan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang telah membersihkan bantaran sungai Bekasi dari sampah.
Dedi sempat menanyakan alasan beberapa siswa mau turun dan membersihkan sungai dari sampah.
"Siapa lagi yang turun ke sungai? Kenapa kamu turun ke sungai?" tanyanya.
"Turun ke sungai, biar sampahnya diambil," jawab salah satu siswa SMA Yadika 8 Bekasi.
Mendengar jawaban tersebut, Dedi langsung meminta siswa yang turun ke sungai untuk berdiri.
"Angkat tangan yang turun ke sungai, berdiri," pintanya.
Beberapa siswa SMA Yadika 8 Bekasi mengangkat tangan dan berdiri mengikuti instruksi Gubernur Jawa Barat.
"Berdiri, berdiri. Yang turun ke sungai, saya kasih Rp500 ribu," tutur Dedi Mulyadi.
"Beuh," ucap salah satu siswa yang disambut dengan tepuk tangan para siswa.
Dedi Mulyadi pun mulai membagikan uang kepada siswa-siswa yang turun ke sungai.
"Berapa, hitung? Berarti Rp2,5 juta ya. Besok semua pelajar turun ke sungai," ujarnya yang disambut dengan gelak tawa.
Dedi pun menanyakan perasaan para siswa yang mendapat uang.
"Asyik engga?" tanyanya
"Asyik banget Pak," ungkap salah satu siswa sambil tersenyum.
Tidak hanya siswa laki-laki yang turun ke sungai, Dedi juga mengapresiasi siswa perempuan yang mengambil sampah di sungai.
"Yang perempuan siapa yang mungut sampah. Berdiri. Berapa orang? 8 x Rp400 ribu. Langsung bagiin," pintanya.
Sebagai informasi, sejumlah siswa SMA Yadika 8 Bekasi membersihkan sungai untuk mengamalkan salah satu mata pelajaran.
Aksi tersebut mendapat apresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan mengundang ke Gedung Pakuan, Bandung.
Editor : Siti Dewi Yanti