RADAR BOGOR - Komedian Ohang kembali menyindir Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Sudah terlihat bahwa bahwa KDM itu adalah curhatan. Ceuk aing oge curhatan," ucap Ohang saat tak kebagian uang di atas panggung safari di Kabupaten Sumedang.
"Curhat nyaho aing, KDM teh KDM bapa aing, KDM bapa aing lah KDM teh curhatan aing," kata Ohang dengan emosi.
"Ari sia curhatan naon?," tanya Dedi Mulyadi.
"Eta KDM teh Kang Duda Merana," ungkap Ohang disambut tawa masyarakat yang datang.
"Ari sia kunaon aing kudu merana jadi duda, justru dengan jadi duda aku hidup sangat bahagia, Aku sudah punya segalanya tuh," jelas Dedi Mulyadi.
"Cinta aku punya. Cinta yang sejati dari Ni Hyang. Tuh, rezeki ada," kata Dedi Mulyadi.
"Tiap malam aku bebas. Aku bisa melayani siapapun tanpa ada yang mencemburui," sindir Dedi Mulyadi.
"Teu siga sia, beunget teh ripuh we," ungkap Dedi Mulyadi.
"Kamu tahu enggak, apa itu KDM sekarang? bukan Kang Duda Merana, tapi Kang Duda menyala. Di tangan duda, Jawa Barat bahagia," tutur Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi Mulyadi, apa yang tidak selesai dengan duda? semuanya selesai.
"Kamu coba introspeksi. Eh, pilih laki-laki mana? Laki-laki yang selalu menyakiti dan meninggalkan atau laki-laki yang disakiti yang ditinggalkan?, mana yang lebih mulia?," tanya Dedi Mulyadi kepada Ohang.
"Yang mulia mah yang disakitin ditinggalkan, Pak. Tapi kuat, Pak," pungkas Ohang kepada Dedi Mulyadi dengan nada lemas. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim