Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Orang Tua Takut-Takuti Anak Nakal Dilaporkan ke Gubernur Jawa Barat dan Dikirim ke Barak Militer, Dedi Mulyadi: Akhirnya Jadi Nurut

Eka Rahmawati • Minggu, 4 Mei 2025 | 09:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menjelaskan terkait kenakalan remaja.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menjelaskan terkait kenakalan remaja.

RADAR BOGOR - Program mengirim siswa nakal ke barak militer kini menjadi 'senjata' bagi para orang tua khususnya di Jawa Barat agar anaknya yang semula sulit dinasehati menjadi nurut dengan mengancam mereka melaporkannya ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Hal tersebut diungkapkan Dedi Mulyadi yang menyebut banyak orang tua yang memposting berbagai perilaku anaknya yang sulit dinasehati.  

"Banyak orang tua memposting berbagai perilaku anaknya ditakut-takutin, hei kamu jangan main HP aja, hei kamu bangun jangan tidur aja, hei kamu mandi, nanti dilaporin Pak Gubernur nanti dibawa ke barak TNI," ungkap Dedi Mulyadi dalam video tang diposting di Instagram @dedimulyadi71, Minggu (4/5/2025).

Anak-anak tersebut kata Gubernur Jabar kemudian menjadi nurut lantaran khawatir dikirim ke barak militer. Bagi Dedi Mulyadi, hal tersebut tidak masalah sepanjang tujuannya demi kebaikan dan merubah sikap anak tersebut menjadi lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan apapun yang saya lakukan memiliki manfaat karena saya termasuk orang yang mencintai anak-anak, mencintai mereka dan mereka punya masa depan," kata Gubernur Jawa Barat.

Di sisi lain, Dedi Mulyadi juga mengaku hari ini dirinya mendapat berbagai cerita atau berita menyedikan terkait dengan remaja yang melakukan tindakan kriminal.

"Ada remaja yang mencuri mobil dan kemudian tertangkap informasinya di Cianjur tapi orang tuanya sore hari ini akan menemui saya untuk mendiskusikan jalan keluarnya betul itu kriminal, tetapi kan penanganan pasca kriminalnya pada proses pidanya dan proses bimbingan berikutnya harus dilakukan," jelas Dedi Mulyadi.

Selain itu ada pula remaja SMP seorang anak yatim piatu lantaran sering diejek oleh temennya akhirnya melakukan penganiayaan terhadap orang yang mengejeknya itu.

"Dalam proses pidana dan saya akan mendampinginya agar dia tetap punya masa depan," sambunganya.

Dedi Mulyadi kembali menegaskan terkait langkahnya mengirim siswa nakal ke barak militer untuk dididik agar ke depan berubah menjadi lebih baik di antaranya sebagai upaya pencegahan.

"Proses-proses yang saja jalani barak militer sesungguhnya upaya pencegahan, jadi kalau ada anak-anak SMP yang masih gejala diperlukan upaya-upaya kita untuk gejala itu dihilangkan dan dia punya antibodi sehingga ke depannya dia tahan terhadap godaan sesungguhnya itu tujuannya," ujar Gubernur Jawa Barat.

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat #nakal