RADAR BOGOR - Kegiatan perpisahan di sekolah yang menelan biaya tinggi dan membebani orang tua dilarang di Jawa Barat (Jabar). Meski demikian momen perpisahan boleh dilaksanakan dengan catatan sederhana, murah meriah, tetapi bermakna serta tidak membebani orang tua.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan kepada para pelajar di seluruh Jabar untuk meng-upload atau mengunggah video momen perpisahan mereka ke media sosial dan ada hadiah yang telah disiapkan sang kepala daerah.
Pengumuman disampaikan oleh Dedi Mulyadi setelah menyaksikan video-video momen perpisahan pelajar di Jabar yang membuatnya terharu karena meskipun sederhana tetapi tetap bermakna.
"Hai anak-anakku di seluruh Jawa Barat perpisahan yang murah meriah tapi megah itulah kebanggaan saya saat ini, saya sangat menikmati tayangan-tayangan videonya menggugah buat air mata saya jatuh lihat anak-anak Jawa Barat kreatif," ucap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam video yang dipostingnya di Instagram @dedimulyadi71, Selasa (6/5/2024).
Dedi Mulyadi terharu dan menyebut bahwa anak-anak di Jawa Barat memiliki prospek masa depan yang hebat. Gubernur Jabar telah menyiapkan hadiah untuk juara pertama hingga juara keenam untuk para pelajar.
"Untuk itu teruslah berkiprah teruslah berkarya video yang terheboh, video yang termegah, video perpisahan yang termurah akan mendapat hadiah Rp50 juta untuk juara pertama," ujar Gubernur Jawa Barat.
Kemudian untuk juara kedua kata Gubernur Jawa Barat akan mendapat hadiah Rp40 juta, juara ketiga Rp30 juta, juara keempat Rp20 juta, juara kelima Rp15 juta dan juara keenam Rp10 juta.
"Pokoknya tayangan-tayangan yang ditayangkan di akun media sosial kalian aku akan melihatnya," sambung Dedi Mulyadi.
Gubernur Jabar nanti akan mengumumkan siapa video yang paling keren dan memberi semangat kepada para pelajar di Jawa Barat agar terus berkarya.
"Pokoknya terus berkarya biar murah kita tetep gagah," ujar Dedi Mulyadi.
Editor : Eka Rahmawati