Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Ungkap Program Siswa Nakal Dididik di Barak Militer Makin Banyak yang Daftar, Dedi Mulyadi: Nanti Kita Bikin per Gelombang

Eka Rahmawati • Rabu, 7 Mei 2025 | 12:54 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi keterangan terkait program siswa dididik di barak militer.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi keterangan terkait program siswa dididik di barak militer.

RADAR BOGOR - Di tengah pro kontra kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menerapkan program siswa nakal dididik di barak militer tetap berjalan. Bahkan Dedi Mulyadi menyebut yang daftar program pembinaan siswa di markas tentara semakin banyak.

Keterangan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai mengunjungi para pelajar SMA yang menjalani pendidikan di Depo Pendidikan (Dodik) Rindam III/Siliwangi di Lembang, Jawa Barat.

"Makin ke sini malah makin banyak yang daftar, artinya ada kegelisahan dan orang tua melihat tayangan-tayangan yang objektif oleh temen-temen media akhirnya mungkin hari ini sudah berbondong-bondong ingin nitipin anaknya," ucap Dedi Mulyadi dalam keterangannya kepada wartawan dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Sehingga kata Gubernur Jawa Barat kedepan tidak lagi berbicara persoalan anak yang berperilaku khusus dan menganggap langkahnya sebagai pendidikan kepemimpinan dan kebangsaan bagi anak-anak di Jawa Barat.

"Nanti kita bikin gelombang-gelombang saja, nanti misalnya gelombang pertama 500 gelombang kedua 500 terus berkesinambungan dalam setahun tidak pernah berhenti," jelas Gubernur Jabar. 

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan berbagai persoalan dihadapi para siswa hingga harus dikirim ke barak militer atas persetujuan orang tuanya. Seperti kecanduan minuman beralkohol, kecanduan game daring, kecanduan merokok, hingga terlibat geng motor.

"Secara umum mereka sudah memiliki kesadaran bahwa dirinya ingin berubah dan di rumah mungkin mereka sudah tidak bisa lagi berubah maka masuk ke Dodik Kodam III Siliwangi ini," sambung Dedi.

Menurut kepala daerah berusia 54 tahun tersebut, langkah membina mereka di markas tentara dilakuan sebagai salah satu cara untuk membangun kedisiplinan. 

"Saya lihat baru dua malam mereka biasa tidur jam 4 (subuh) jadi jam 9 (malam), biasa merokok jadi berhenti merokok," paparnya.

Tak hanya itu pihaknya juga akan mempelajari kualifikasi para pelajar yang terlibat kenakalan remaja yang bervariasi. Misalnya ada yang problemnya orang tuanya baik-baik saja tetapi anaknya nakal, ada juga yang orang tuanya berpisah dan anaknya menjadi nakal, lalu ada yang orang tuanya bertengkar terus alhasil anaknya nakal.

Baca Juga: Pengakuan Siswi SMA ke Gubernur Jawa Barat Dididik di Barak Militer karena Kecanduan Miras hingga Alasannya Bikin Dedi Mulyadi Kaget

"Semuanya harus ditangani dengan baik nanti psikolognya harus monitor setiap hari dan saya minta semua anak-anak diperiksa dulu kesehatannya sehingga nanti kita bisa melihat arah kedepannya," jelas Dedi Mulyadi.

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat #nakal