RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertemukan sejumlah mantan pekerja OCI dan manajemen Taman Safari di kediaman dinasnya di Bandung.
Hal ini dilakukan Dedi untuk membantu membereskan permasalahan antara Taman Safari dengan mantan pekerja OCI.
Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen diwakili oleh Direktur Taman Safari Aswin Sumampau dan didampingi oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat.
Sayangnya pertemuan tersebut berjalan cukup alot, lantaran tuntutan kompensasi yang diinginkan mencapai Rp700 juta.
Dedi menanyakan kesanggupan manajemen Taman Safari dengan nilai tuntutan yang mencapai belasan mliar rupiah tersebut.
"Saya nanya kesanggupan Aswin berapa?" tanyanya.
Aswin mengatakan, nominal yang ditawarkan telah memperhitungkan masa kerja mantan karyawan OCI.
"Di antara maksimal Rp200 juta, saya masih usahakan," ungkapnya.
"Oke, maksimalnya Rp200 juta," ulang Dedi.
Salah satu mantan pekeja OCI mempertanyakan periode bekerja.
"Kan tadi seperti yang saya bilang, kita punya kerja itu, kok engga diitung," ujarnya.
Dedi kembali menanyakan tawaran yang diajukan pihak manajemen Taman Safari.
"Jadi tawaran maksimal, dari manajemen Taman Safari Rp200 juta diberikan kompensasinya dan ibu nolak kan?" tanyanya.
Sejumlah mantan pekerja OCI yang hadir tetap menolak tawaran kompensasi tersebut.
"Bapak Ibu menolak. Ya sudah, artinya bahwa saya sudah memediasi dan sudah menemukan angka, dibanding muter-muter engga ketemu titik temu," pungkas Dedi.
Gubernur Jawa Barat mempersilahkan mantan pekerja OCI yang akan terus berjuang hingga proses peradilan.
"Kemudian Bapak Ibu selanjutnya, menolak Rp200 juta dan akan menempuh proses peradilan, ya dipersilahkan," tambahnya
Dengan catatan, Dedi mengungkapkan, ia tidak akan mencampuri atau ikut terlibat dalam memediasi masalah ini.
"Silahkan saja lanjut di Lembaga peradilan. Dan nanti kalau mentok, jangan balik ke saya. Dan terima kasih ya," tandasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti