Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspadai Suhu Dingin Ekstrem di Bandung Mei sampai Juli 2025, Berikut Rilis BPS Jawa Barat

Ahmad Susandi • Jumat, 9 Mei 2025 | 22:19 WIB

 

Ilustrasi suhu atau cuaca. BPS Jawa Barat rilis data suhu terendah akan terjadi di Bandung pada bulan Mei sampai Juli 2025.
Ilustrasi suhu atau cuaca. BPS Jawa Barat rilis data suhu terendah akan terjadi di Bandung pada bulan Mei sampai Juli 2025.
 
RADAR BOGOR — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis data terbaru yang mengungkapkan potensi penurunan suhu udara secara signifikan di Kota Bandung selama periode Mei hingga Juli 2025. 
 
Data tersebut disusun berdasarkan pengamatan Stasiun Geofisika BMKG Bandung, yang menunjukkan bahwa suhu harian, khususnya suhu minimum, mengalami tren penurunan hingga mencapai titik terendah pada bulan Juli.
 
Pada tahun 2024, suhu minimum terendah tercatat sebesar 16,2°C pada bulan Juli. Rata-rata suhu harian pada bulan yang sama juga menjadi yang terendah sepanjang tahun, yaitu 19,08°C. 
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ingatkan Anak-anak: Jangan Main HP, Nanti Kang Dedi Datang Langsung Diambil
 
Sementara itu, suhu maksimum harian sempat mengalami kenaikan pada bulan Mei, tetapi kemudian cenderung menurun seiring masuknya musim kemarau. Fenomena ini berkaitan erat dengan kondisi atmosfer selama musim kemarau, seperti langit yang cerah dan kelembapan yang lebih rendah. 
 
Hal tersebut menyebabkan pelepasan panas dari permukaan bumi lebih cepat pada malam hari, sehingga suhu udara turun drastis, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Bandung.
 
Baca Juga: Profil Cinta Brian, Aktor yang Diisukan Pacaran dengan Gisel hingga Go PublicBaca Juga: Profil Cinta Brian, Aktor yang Diisukan Pacaran dengan Gisel hingga Go Public
 
Dilansir dari Instagram @bpsjabar, BPS Jabar menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi suhu dingin, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kondisi suhu rendah juga berpotensi memengaruhi aktivitas sektor lain seperti pertanian, transportasi, dan kesehatan.
 
Melalui data ini, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, seperti menjaga kondisi tubuh, memperhatikan asupan gizi, serta menggunakan perlengkapan yang sesuai untuk menghadapi cuaca dingin.
 
Editor : Eka Rahmawati
#suhu #jawa barat #bps #bandung