RADAR BOGOR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat mengambil langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan investasi daerah melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Gedung Negara Cirebon.
Dikutip dari Instagram @ dpmptsp.jabar, dalam forum ini, DPMPTSP Jabar menyelaraskan program kerjanya dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang menekankan pentingnya membangun iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sejalan dengan visi pembangunan “Jawa Barat Istimewa: Lembur Diurus, Kota Ditata,” dinas tersebut menyiapkan berbagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya tarik investasi di seluruh wilayah provinsi.
Fokus utama DPMPTSP Jabar meliputi penguatan pelayanan publik berbasis digital, penyederhanaan proses perizinan, serta peningkatan promosi potensi unggulan daerah.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi berkualitas yang tidak hanya terkonsentrasi di kawasan industri, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan ekonomi.
Melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, DPMPTSP Jabar berperan aktif dalam memastikan bahwa arah kebijakan investasi dapat mendukung pertumbuhan sektor produktif, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keikutsertaan DPMPTSP dalam Musrenbang ini menandai keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun fondasi ekonomi yang tangguh, dengan investasi sebagai salah satu pilar utama penggerak pembangunan jangka panjang.***