Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siap-Siap Warga Nakal Pemabuk Tukang Bikin Onar hingga Preman Suka Malak bakal Dikirim Gubernur Jawa Barat ke Barak Milter, Dedi Mulyadi: Mulai Juni

Eka Rahmawati • Sabtu, 10 Mei 2025 | 08:23 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait rencana mengirim warga atau orang dewasa ke barak militer.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait rencana mengirim warga atau orang dewasa ke barak militer.

RADAR BOGOR - Program mengirim siswa nakal ke barak militer akan diterapkan juga bagi orang dewasa atau warga nakal. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi segera memulainya setelah penerapan siswa nakal selesai.

Tindakan yang kerap meresahkan di masyarakat menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk melakukan berbagai upaya dalam mengatasinya, salah satunya mengirim mereka ke barak militer untuk pembinaan. 

Lalu siapa saja yang termasuk kategori warga nakal atau orang dewasa nakal yang bakal dikirim Dedi Mulyadi ke barak militer?

Melalui video yang diposting di Instagram @dedimulyadi71, Sabtu (10/5/2025), Dedi menjabarkan siapa saja yang nantinya menjalani pembinaan di markas tentara seperti siswa yang terlibat kenakalan remaja, di antaranya orang dewasa yang sering mabuk, preman yang memalak hingga mengganggu pedagang atau UMKM. 

"Banyak orang yang bertanya apa sih langkah Kang Dedi untuk penanganan orang dewasa tukang mabuk, preman-preman yang suka malak, mengganggu UMKM, mengganggu investasi," ucap Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat tersebut kemudian menjelaskan ada dua hal yakni mereka yang melakukan pidana akan tetap menjalankan proses hukum dan di sisi lain pihaknya juga akan melakukan pembinaan bagi yang tidak memiliki unsur pidana tetapi membuat resah.

"Yang berperilaku pidana maka proses hukum akan berjalan, kemudian juga ada upaya yang bisa dilakukan pembinaan terhadap mereka yang tidak memiliki unsur pidana tapi bikin resah yaitu dibawa ke barak militer," ungkap Dedi Mulyadi.

Jadi kata Dedi mereka yang nantinya dikirim ke barak militer misalnya adalah pemuda-pemuda dewasa nakal yang melakukan aksi premanisme, sering mabuk dan suka bikin onar, mengganggu pasar, mengganggu perempatan, hingga mengganggu investasi.

"Nanti kami akan arahkan untuk mengikuti pendidikan bela negara di barak militer tetapi pasti ada keluarga yang ditinggalkan, nah untuk keluarga yang ditinggalkan akan kami arahkan untuk bekerja," jelas Gubernur Jawa Barat.

Pekerjaan itu menurut Gubernur Jawa Barat misalnya menempatkan warga atau orang dewasa nakal menjadi kuli bangunan, kuli kayu, tukang mikul, tukang macul, tukang nanam dan yang nanti upahnya akan dikirimkan kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Siap-siap loh ya," tulis Dedi Mulyadi di keterangan video terkait rencananya mengirim warga nakal atau orang dewasa ke barak milter.

Dedi Mulyadi menyebut pelaksanaan mengirim warga nakal ke barak militer direncanakan mulai Juni atau setelah program pendidikan bela negara, pendidikan kedisplinan untuk anak-anak Jawa Barat selesai.

"Mudah-mudahan bisa bulan Juni kita sudah bisa mulai berjalan," kata Dedi Mulyadi.  

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat #nakal