Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bocah Keluarga Prasejahtera di Kabupaten Cirebon Ketahuan Main HP Ditegur Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Kebutuhan Dasarnya belum Terpenuhi

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 11 Mei 2025 | 05:56 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur orang tua yang anaknya bermain HP di Desa Cipinang, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur orang tua yang anaknya bermain HP di Desa Cipinang, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menemui anak dari keluarga prasejahtera yang bermain hand phone atau HP.

Ya, itu saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengunjungi Desa Cipinang, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Ketika Dedi Mulyadi ada di salah satu rumah warga prasejahtera dan sedang berbincang dengan orang tuanya, tampak anaknya memainkan hand phone atau HP.

Seketika, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur kedua orang tuanya.

"Tuh kan anaknya udah main HP masih kecil," ucap Dedi Mulyadi.

"Rumah belum selesai, kamar cuma satu ya kan, tapi mainnya HP," jelas Dedi Mulyadi.

"Ini keadaan hari ini, keadaan rakyat kita. Kebutuhan dasarnya belum terpenuhi tapi kebutuhan lain dicoba dipenuhi. Ini keadaan ya," sambung Dedi Mulyadi.

Ada banyak dampak negatif jika bocah bermain HP, diantaranya alami gangguan kesehatan fisik seperti penglihatan.

Hal itu, karena paparan layar terlalu lama dapat mengakibatkan mata kering, lelah bahkan bisa rabun jauh.

Lebih lanjut Dedi Mulyadi mengataka, karena sering menunduk saat bermain HP maka bisa mengakibatkan nyeri punggung maupun leher.

Dedi Mulyadi mengakui, jika sering memainkan HP maka kurang gerak dan bisa membuat gangguan motorik hingga obesitas.

"Bisa membuat anak sulit tidur," kata Dedi Mulyadi.

Yang harus diwaspadai juga adalah, jadi kurang bisa maksimal berkomunikasi dengan sesama.

Game online juga mengakibatkan emosional jadi lebih mudah marah.

Termasuk, mengurangi kemampuan dalam memahami perasaan orang lain karena minimnya tatap muka.

Yang dikhawatirkan Dedi Mulyadi, sulit fokus belajar, termasuk keterlambatan perkembangan bahasa hingga mudah rewel saat jauh dari HP.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta, orang tua melakukan pembatasan dan mengajak anak berolahraga, main di luar hingga baca buku. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #bogor #hp #kabupaten cirebon #gubernur jawa barat #Hand phone