RADAR BOGOR - Demi menaikkan taraf hidup, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terus mengajak keluarga prasejahtera mengikuti program KB alias Keluarga Berencana.
Saat menyambangi kawasan Desa Cipinang, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, tampak Dedi Mulyadi terus mengajak warga prasejahtera ber-KB.
"Kata bapak kalau anak tiga sudah berat belum?," tanya Dedi Mulyadi.
"Lumayan," jawab warga yang dikunjungi rumahnya oleh Dedi Mulyadi.
"Kalau anak tujuh? anak lima?," ucap Dedi Mulyadi.
"Belum kebayang itu," ungkap warga menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi.
Sehingga, kata Dedi Mulyadi, apabila diajak masuk KB oleh pemerintah itu bukan buat Gubernur dan Bupati, tapi untuk bapak dan ibu semua.
Dengan ikut program KB, sambung Dedi Mulyadi, bisa meminimalisasi beban hidup sebab jumlah anak terkendali.
Selain itu, kebutuhan dasar diantaranya pakaian, makanan maupun tempat tinggal yang dibutuhkan keluarga bisa terpenuhi dengan maksimal.
Bahkan, keluarga mampu menabung dan bisa dipakai kebutuhan lain bahkan usaha.
Apalagi, sambung Dedi Mulyadi, ibunya dapat membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sebab tak punya banyak anak yang harus diurus.
"Kesehatan sang ibu bisa terjaga sebab meminimalisasi risiko berbagai penyakit," jelas Dedi Mulyadi.
Jika tidak banyak anak, jelas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, orang tua bisa menyekolahkan buah hatinya hingga jenjang lebih tinggi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim