Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pesan Kak Seto ke Siswa yang Dididik di Barak Militer Didampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Jangan sampai Jadi Indonesia Cemas atau Lemas

Eka Rahmawati • Senin, 12 Mei 2025 | 14:28 WIB

 

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.

RADAR BOGOR - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang disapa Kak Seto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, tempat para siswa mendapat pendidikan.

Ratusan siswa kini menjalani program pendidikan di barak militer dan sebagian besar terlibat berbagai kenakalan remaja.

Ide yang dicetuskan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat dukungan berbagai pihak, meski ada pula yang mengkritiknya. Walau demikian, Dedi Mulyadi tetap melanjutkan program pendidikan di barak militer untuk para siswa ditingkat SMP dan SMA yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Salah satu lokasi tempat pendidikan tersebut adalah Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang dikhususnya untuk para pelajar SMA di Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kak Seto menyaksikan suasana pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kak Seto yang merupakan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu pun memuji program yang kini dijalankan Gubernur Jawa Barat terlebih usai menyaksikan dan mendengar paparan Dedi Mulyadi.

"Sangat luar biasa," ujar Kak Seto dalam video yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Pada kesempatan tersebut Kak Seto juga menyampaikan pesan langsung di hadapan para pelajar SMA dan menanyakan kepada mereka, "Siapa yang bangga sebagai anak Indonesia?
Siapa yang akan terus membangun Indonesia?" Yang disambut jawaban kompak para siswa, "Saya." 

Kak Seto yang kini berusia hampir 74 tahun itu menceritakan keinginannya dulu menjadi seorang TNI, tetapi gagal saat mendaftar AKABRI (sekarang bernama AKMIL atau Akademi Militer). Meski demikian, semangat Kak Seto tak padam dan tetap menjalankan Sapta Marga. 

"Saya pernah gagal masuk AKABRI TNI waktu itu tetapi semangat sapta marga masih membara, saya masih terjun tahun kemarin, dan semua karena semangat nasionalisme yang saya petik, sayang saya tidak pernah mendapat pelatihan seperti ini, tetapi di rumah saya terus melatih," ujar Kak Seto di hadapan para siswa.

Menurut Kak Seto, para siswa yang mendapat pendidikan dan dilatih oleh TNI merupakan suatu kebanggan dan meminta agar kesempatan itu jangan disia-siakan. 

"Suatu kebanggaan bisa mendapat latihan di tempat seperti ini mudah-mudahan jangan sampai disia-siakan. Jangan pernah menyerah, jangan takut gagal, jatuh bangkit lagi," pesan Kak Seto.

Tak hanya itu Kak Seto juga berharap program gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu bisa diterapkan secara nasional.

"Mudah-mudahan ini bukan hanya diterapkan di Jawa Barat, tapi mudah-mudahan menjadi gerakan nasional," ucap Kak Seto disambut tepuk tangan para siswa. 

Pada kesempatan tersebut Kak Seto mengatakan pendidikan kedisiplinan yang saat ini dijalani para siswa di markas tentara merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan tokoh-tokoh yang nanti akan membawa Indonesia ke arah yang lebih maju lagi dan menuju Indonesia emas.

"Jangan sampai menjadi Indonesia cemas atau Indonesia lemas dan ini di tangan adik-adik dan adik-adik semua calon pemimping bangsa di bidangnya masing-masing," ujar Kak Seto.

Pesan lainnya, kata Kak Seto para siswa juga harus memiliki karakter profil pelajar Pancasila akhlak mulia, saling menghargai perbedaan, gotong royong, saling bekerja sama, kompak, tidak saling tawuran serta mandiri.

"Percaya pada diri sendiri tapi juga kreatif dan juga kritis, dan ini semua saya lihat bisa diperoleh justru di tempat ini," ucap Kak Seto.

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #kak seto