Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Persib Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Klub Profesional, Tidak Boleh Dibawa ke Arah Politik

Eka Rahmawati • Senin, 12 Mei 2025 | 10:53 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (kiri) dan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila (kanan) saat memberi keterangan kepada wartawan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (kiri) dan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila (kanan) saat memberi keterangan kepada wartawan.
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan soal Persib, klub yang berbasis di Bandung dan berhasil menjuarai Liga 1 2024/2025.

Dalam keterangannya usai mengunjungi siswa yang akan menjalani pendidikan di barak militer di Sumedang, Dedi Mulyadi mengatakan Persib merupakan klub profesional sehingga menurutnya, tidak boleh dibawa ke ranah politik dan itu pula yang dilakukannya sejak dulu.

"Persib itu adalah klub profesional, karena Persib klub profesional maka kita harus menghormati profesionalisme Persib. Satu, tidak boleh dibawa ke arah politik, saya perlihatkan sikap saya dari dulu sampai hari ini," ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila.

Pada keterangannya yang dilansir di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, kemudian yang kedua kata Gubernur Jawa Barat terkait anggaran maka tidak boleh menggunakan anggaran pemerintah. Termasuk soal bonus setelah Persib menjadi juara Liga 1, kata Dedi Mulyadi dana bukanlah dari pemerintah melainkan dari dana pribadinya.

"Andaikata nanti itu ada bonus itu bukan dari pemerintah, tetapi dari simpatisan misalnya saya ngasih bonus, saya sebagai pribadi yang bersimpati," ucap Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat juga menyebut bahwa Persib profesional maka harus dhormati profesionalismenya sehingga tidak boleh ada item keuangan baik itu dengan APBN maupun APBD.

"Tidak boleh ada kaitan keuangan dengan politik jadi kita hormati. Pak Umuh adalah manajer yang profesional saya hormat terhadap Pak Umuh (Umuh Muchtar Manajer Persib Bandung)," kata Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui Persib Bandung menjadi juara Liga 1 2024/2025 setelah mengumpulkan 65 poin hingga pekan ke-32. Pada laga pekan ke-32, Persib ditahan imbang 1-1 saat melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (9/5/2025) lalu.

Masih ada dua laga lagi yang akan dijalani Persib Bandung di pekan ke-33 dan 34 yakni menghadapi Persita pada 16 Mei 2025 dan melawan Persis Solo 25 Mei 2025 mendatang.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #persib