Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diapresiasi Presiden Prabowo, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Siap Kirim Preman ke Barak Militer: Dicocokkan dengan Kebijakan Pemerintah Pusat

Robecca Sesaria • Senin, 12 Mei 2025 | 11:02 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait rencana mengeirim preman ke barak militer. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan terkait rencana mengeirim preman ke barak militer. 

RADAR BOGOR - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi salah satu program yang dibuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dalam unggahan terbarunya, Gubernur Jawa Barat mengucapkan terima kasih dan memberikan rasa hormat yang tinggi kepada Presiden Prabowo karena telah tegas dalam memberantas masalah premanisme.

“Saya ucapkan terima kasih dan rasa hormat yang tinggi buat Pak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang dengan tegas memberantas premanisme dan preman yang seringkali berbaju ormas,” kata Dedi Mulyadi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.

Dengan adanya dukungan dari Presiden Prabowo tentunya akan membuat masyarakat lebih merasa aman dan juga nyaman.

Baca Juga: Soal Persib Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Klub Profesional, Tidak Boleh Dibawa ke Arah Politik

Selain Presiden Prabowo, program ini juga didukung oleh Menko Polhukam, Mendagri, Panglima TNI, dan Kapolri.

“Tentunya sikap ini adalah sikap yang sangat luar biasa karena akan memberikan rasa aman, rasa nyaman bagi kita semua apalagi ada Pak Menko Polhukam, Pak Mendagri, Panglima TNI, Kapolri yang bisa secara bersama-sama untuk memulihkan kembali keamanan di lingkungan masyarakat,” sambung Dedi Mulyadi.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga menghimbau para pengusaha-pengusaha yang merasa terintimidasi oleh premanisme untuk berani speak-up.

Baca Juga: Siap-Siap Warga Nakal Pemabuk Tukang Bikin Onar hingga Preman Suka Malak bakal Dikirim Gubernur Jawa Barat ke Barak Milter, Dedi Mulyadi: Mulai Juni

Untuk mengatasi masalah ini, Dedi Mulyadi mengatakan perlu adanya upaya persuasif yang bisa memberikan keyakinan pada para pengusaha untuk berani berbicara dan menyampaikan apa adanya.

“Apa yang terjadi dalam kehidupan kesehariannya (pengusaha), sehingga iklim produksi di Indonesia tidak terganggu, baik produksi UMKM maupun produksi pengusaha-pengusaha besar, dan ini akan menggerakkan ekonomi,” lanjut Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga: SPMB 2025 Tingkat SMP di Kota Bogor Dimulai, Simak Informasi Terkait Jadwal hingga Persyaratan Umum dan Khusus

Saat ini satgas premanisme yang dibentuk oleh pemerintah pusat semakin menguatkan apa yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Barat yaitu menginisiasi membangun satgas anti premanisme di berbagai tempat.

“Hari ini tinggal dimatching-kan dengan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat,” lanjutnya.

Gubernur Jawa Barat mengatakan bahwa premanisme ini terjadi karena orang-orang tersebut tidak bekerja alias nganggur tapi mau punya uang.

Oleh sebab itu, ia berencana mulai Juni atau Juli akan memasukkan preman-preman tersebut ke barak militer untuk dilakukan pembinaan.

“Saya di bulan Juni Juli dan seterusnya akan melakukan pembinaan preman-preman yang biasa bikin onar, akan kami masukkan ke barak militer untuk mendapat pendidikan dan dikoneksikan dengan pembangunan,” kata Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Info Lengkap SPMB 2025 Daerah Jawa Barat, Berikut 4 Jalur Masuk, Kuota, Beserta Cara Daftarnya

Apabila preman tersebut sudah melaksanakan pendidikan di barak militer, Dedi Mulyadi akan mempekerjakan mereka di pembangunan bangunan yang digerakkan oleh Pemprov Jabar.

Hal ini dilakukan agar mereka memiliki upaya untuk sadar bahwa meraih uang harus dilakukan dengan cara berkeringat dan tidak boleh hidup mudah dari kesulitan orang lain.***

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat #prabowo #preman