RADAR BOGOR – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait pengiriman siswa nakal ke barak militer masih terus berlangsung.
Kali ini Dedi Mulyadi mendatangi markas tentara di Kabupaten Sumedang dan bertemu dengan anak-anak yang akan menjalani pendidikan.
Dalam unggahan yang dibagikan di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat bertanya kepada seorang siswa alasan dia mau mengikuti pendidikan militer.
Siswa tersebut mengatakan bahwa ia suka bolos sekolah karena lebih memilih untuk mengurus kuda. Jawaban siswa tersebut sontak saja mengundang gelak tawa dari Gubernur Jawa Barat dan rombongan.
Dedi mengatakan bahwa siswa tersebut tidak bandel alias nakal, hanya saja obsesi untuk mengurus kuda sehingga "melupakan" sekolah.
Oleh karena itu, Dedi Mulyadi berniat untuk membelikan anak tersebut kuda asalkan ia mau rajin sekolah. Anak tersebut pun mengiyakan perkataan Dedi Mulyadi, karena ia memang belum mempunyai kuda pribadi.
Dedi Mulyadi berencana membelikan kuda seharga Rp25 juta, kuda kecil agar bisa diurus oleh anak tersebut sampai besar, sampai hamil.
Tahu akan dibelikan kuda betina, sang anak sontak menolak dan berkata, “Jangan betina Pak,” ucapnya.
Sontak saja Dedi menanyakan kenapa tidak mau kuda betina, sang anak pun menjawab, “Takut nanti hamil disangkanya dihamili oleh saya.”
Jawaban anak itu langsung saja membuat Dedi Mulyadi dan rombongan tertawa lepas.
Selain itu, Dedi juga meminta kepada anak tersebut nantinya untuk pergi ke sekolah menggunakan kuda.
Namun, lagi-lagi anak tersebut menolak karena jarak dari rumah ke sekolahnya itu jauh dan ditambah lagi banyak mobil yang berlalu-lalang.
Hal tersebut membuktikan bahwa anak tersebut bukan hanya suka mengurus kuda, tetapi juga sangat menyayangi kuda.
Saat ditanya mengenai cita-cita, anak tersebut menjawab mau menjadi tentara. Dedi menyarankan agar kelak menjadi tentara kavaleri dan menangani bagian kuda dan anak itu pun mengiyakan perkataan Gubernur Jawa Barat.***
Editor : Eka Rahmawati