Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ungkap Makna Kidung Siliwangi dan Wahyu Kolosebo di Hadapan Menteri Agama

Ahmad Susandi • Senin, 12 Mei 2025 | 12:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan makna kidung Siliwangi di hadapan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan makna kidung Siliwangi di hadapan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

 
RADAR BOGOR – Dalam sebuah acara kebudayaan yang berlangsung di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kehadiran Menteri Agama RI Nasaruddin Umar disambut dengan orasi kebudayaan yang penuh makna dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 
 
Dedi Mulyadi yang dikenal konsisten mengangkat nilai-nilai kearifan lokal ini mengupas tuntas makna terdalam dari dua konsep spiritual khas Nusantara yakni Kidung Siliwangi dan Wahyu Kolosebo.
 
Dengan gaya tutur khasnya yang tegas tetapi penuh nuansa, Dedi Mulyadi mengawali pidatonya dengan menyinggung krisis spiritual yang tengah melanda birokrasi dan masyarakat Indonesia.
 
 
"Kita hari ini kehilangan rasa, kita kehilangan makna, kita hanya menjalankan agama sebagai rutinitas, tanpa menjadikan agama sebagai jalan pulang menuju kesadaran diri," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam unggahan video di Youtube Lembur Pakuan Channel.
 
Menurut Dedi, Kidung Siliwangi bukan sekadar tembang atau syair tradisional, melainkan pancaran dari falsafah hidup masyarakat Sunda. Dalam kidung itu, tersimpan ajaran tentang tata nilai, penghormatan terhadap alam, dan ketundukan kepada kekuatan ilahi yang menjadi inti dari spiritualitas sejati.
 
Dedi Mulyadi lalu mengangkat istilah Wahyu Kolosebo, sebuah istilah dari tradisi Jawa yang sering dianggap mistis. Namun bagi Dedi, istilah ini justru menggambarkan proses pencerahan yang sangat manusiawi.
 
 
"Wahyu Kolosebo itu bukan hal gaib, ia adalah kondisi ketika manusia mendapat kejernihan hati karena tunduk, takluk, dan luluh kepada Yang Maha Kuasa, kepada kehidupan," ujar Dedi di hadapan Menteri Agama dan para tokoh yang hadir.
 
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut hangat pandangan Dedi dan menilai bahwa integrasi antara nilai agama dan budaya lokal adalah kekuatan utama bangsa ini dalam menjaga harmoni dan toleransi.
 
"Apa yang disampaikan Kang Dedi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa agama dan budaya tidak pernah bertentangan. Keduanya adalah jalan untuk merawat kebajikan," ujar Nasaruddin Umar.
 

 

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #menteri agama