RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang siswa SMK Al Amin Bogor ke Bale Pakuan, Bandung.
Hal ini lantaran, SMK Al Amin Bogor membuat pesta perpisahan yang menghebohkan jagat maya.
Setelah semua siswa beserta guru berkumpul di ruangan Bale Pakuan, Dedi datang dan langsung bersalaman dengan para siswa dan guru.
"Ini yang kemaren perpisahan. Perpisahannya udah?" tanyanya.
"Udah," jawab seluruh siswa.
"Wisudaan engga?" tanya Dedi.
"Engga," ungkap para siswa.
"Kenapa engga wisuda," tanya Dedi.
"Kan engga boleh," tutur para siswa.
Dedi menjelaskan, bukan tidak boleh mengadakan wisuda, namun proses tersebut untuk jenjang pendidikan sarjana.
"Anda pergi deh, katanya mau luar negeri - luar negeri. Giliran yang efisien luar negeri, engga dipake," pungkasnya.
Dedi menanyakan, tujuan para siswa bersekolah.
"Tujuan sekolah apa sih?" tanyanya.
"Belajar, nyari ilmu," jawab beberapa siswa.
"Pinter," ucap Gubernur Jawa Barat.
"Setelah pinter? Cerdas. Pinter aja cukup engga?" tanya Dedi.
"Engga," jawab para siswa.
"Banyak yang pinter keblinger," tutur Dedi.
Dedi pun memberikan pilihan kepada para siswa untuk dijawab.
"Pilih mana, matematikanya 9 atau efektif dalam belanja uang?" tanyanya.
"Efektif dalam belanja uang," ujar siswa.
Sebagai informasi, siswa SMK Al Amin Bogor mengadakan pesta kelulusan di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah mengundang Tim Pemadam Kebakaran untuk memeriahkan acara.
Dalam video yang beredar, terlihat para siswa dan guru bersuka cita merayakan kelulusan siswa kelas 12. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti