RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi video yang menggugah hati viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja lelaki yang sebelumnya dikenal kerap membuat ulah kini bersimpuh di hadapan ibunya. Dengan linangan air mata, ia sujud di kaki sang ibu, memohon maaf atas kesalahan masa lalunya.
Momen tersebut terjadi di sebuah barak militer, tempat sang anak kini menjalani pembinaan karakter dan kedisiplinan.
Unggahan video tersebut menjadi perbincangan luas warganet. Banyak yang merasa terharu melihat perubahan sikap drastis sang anak, terutama ketika ia menunjukkan penyesalan dan kasih sayang yang mendalam kepada ibunya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menanggapi video tersebut. Melalui akun instagramnya @dedimulyadi71, Dedi menuliskan, “Sujud itu sujud yang langka.”
Dalam narasi yang disampaikannya, Dedi Mulyadi juga mengajak masyarakat untuk memaknai kejadian tersebut sebagai momentum kebangkitan nilai kasih sayang dalam keluarga.
“Mari kita satukan kasih sayang yang sempat dipisahkan oleh kehidupan,” ujar Dedi Mulyadi.
Ungkapan ini mengajak publik untuk melihat lebih jauh bahwa dalam setiap peristiwa menyentuh, tersimpan peluang besar untuk mempererat ikatan keluarga yang sempat renggang. Respons positif juga datang dari warganet.
“Alhamdulillah masa depan anak istimewa terselamatkan berkat kebijakan Pak Dedi,” tulis komentar salah satu warganet.
Sebelumnya diberitakan video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak lelaki sujud di kaki ibunya sambil menangis haru.
Momen itu terjadi ketika sang ibu datang ke barak militer yang menjadi bagian dari program pembinaan remaja yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.