RADAR BOGOR — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu siang (14/5) memicu bencana longsor di Kampung Cibeureum, Kecamatan Tanjungjaya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan menyebabkan jalur utama Mangunreja–Tanjungjaya tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Longsoran tanah dan material lainnya menutupi badan jalan, sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan.
Kepolisian melalui Satlantas Polres Tasikmalaya mengarahkan kendaraan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Kalapanunggal–SMK Sukapura. Jalur ini keluar di depan Masjid Al-Ikhlas, Cibeureum, Tanjungjaya.
“Untuk kendaraan dari kedua arah tidak dapat dilalui dan arus lalu lintas sementara dialihkan,” demikian pernyataan resmi dari Satlantas Polres Tasikmalaya melalui kanal media sosial @satlantaspolrestasikmalaya.
Tim dari BPBD, kepolisian, dan pemerintah desa langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Hingga sore hari, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Tidak ada laporan korban jiwa sejauh ini, namun aparat mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menghindari lokasi longsor.
Jalur Mangunreja–Tanjungjaya merupakan akses penting bagi masyarakat dan sering digunakan sebagai penghubung antar kecamatan di Tasikmalaya.
Penutupan jalur ini berdampak pada aktivitas harian warga, termasuk distribusi barang, transportasi umum, serta keperluan pendidikan dan kesehatan.
Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan longsor susulan.
Warga yang tinggal di wilayah perbukitan atau tepi tebing juga diminta untuk waspada dan melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.
Untuk sementara, pengendara dari arah Mangunreja maupun Tanjungjaya diimbau untuk menghindari jalur utama dan mengikuti arahan pengalihan menuju jalur alternatif hingga proses evakuasi selesai dan jalan dinyatakan aman.
Editor : Eka Rahmawati