RADAR BOGOR — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan siswa-siswa yang mengikuti pendidikan bela negara di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, mereka rencananya akan tampil pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional.
Para peserta pendidikan ini tidak hanya dibekali kemampuan fisik, tetapi juga karakter dan integritas sebagai modal utama untuk menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Dedi Mulyadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Pangkostrad, serta Komandan Menarmed 1/Sthira Yudha Kostrad yang telah mendidik siswa SMP di Purwakarta.
“Saya ucapkan terima kasih telah mendidik anak-anak kami sehingga mereka bisa selesai menjalani pendidikan bela negara dan pendidikan karakter untuk membentuk wataknya lebih baik,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahannya di Instagram @dedimulyadi71, Senin (19/5/2025).
Menurut Dedi, pendidikan bela negara ini bukan sekadar proses pembelajaran fisik, tetapi juga membangun mental dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Hal ini terbukti dari momen haru ketika para siswa bertemu kembali dengan keluarga mereka.
“Ada derai tangis air mata yang jatuh pada saat anak-anak bertemu dengan ibu dan bapaknya,” kata Dedi Mulyadi.
Di sisi lain ratusan siswa SMA dari berbagai sekolah di Jawa Barat juga menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi dan rencananya mereka akan tampil pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2025 di Bandung.
Sebanyak 273 siswa rencananya hadir memperingati Hari Kebangkitan Nasional di halaman Gedung Sate, Bandung.
Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk menyaksikan penampilan para siswa yang telah melalui proses pendidikan tersebut.
“Mereka akan melaksanakan upacara dan defile dengan pakaian yang sudah kami tata, dan upacara ini juga akan diikuti oleh 11 pasukan elite dari TNI dan Polri,” jelasnya.
Gubernur Jawa Barat ini menegaskan bahwa upaya membina generasi muda melalui pendidikan bela negara adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.
“Kami tidak hanya berpikir untuk diri kami sendiri, tapi yang kami pikirkan adalah kelangsungan bangsa ini. Harus diisi oleh orang-orang hebat, anak-anak kuat, berintegritas, visioner, dan cerdas,” kata Gubernur Jabar.
Dengan semangat dan dedikasi yang kuat, generasi muda binaan pendidikan bela negara di Jawa Barat diharapkan menjadi tulang punggung masa depan yang kokoh, siap menghadapi tantangan global dengan jiwa nasionalisme dan karakter yang tangguh.
Editor : Eka Rahmawati