Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Momen Haru 13 Siswa Jadi Anak Angkat Gubernur Jawa Barat Usai Pendidikan di Barak Militer, Dedi Mulyadi: Ayah Ibunya Telah Tiada, Ada juga yang Pisah

Eka Rahmawati • Rabu, 21 Mei 2025 | 10:28 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memeluk salah satu siswa usai menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memeluk salah satu siswa usai menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.

RADAR BOGOR - Program pendidikan di barak militer gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang dikenal pendidikan karakter di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi selesai diikuti oleh 273 siswa tingkat SMA dari berbagai sekolah di Provinsi Jabar.

Ratusan siswa itu telah dipulangkan usai sekitar dua pekan menjalani pendidikan hingga mereka tampil pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Lapangan Gasibu depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (20/5/2025). 

Para orang tua siswa itu pun dihadirkan dan selesai acara mereka menemui anak-anaknya. Momen haru pun terasa saat para orang tua bertemu anak-anak mereka dan memeluk sambil meneteskan air mata usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, bahkan ada yang sujud di kaki sang ibu. 

Namun, di antara ratusan siswa ada yang tak bisa bertemu orang tua mereka. Para siswa hanya berdiri dan terdiam menyaksikan momen haru teman-temannya bertemu dengan ayah ibunya. 

Menyaksikan kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung memanggil para siswa yang tidak dihadiri atau tidak bisa bertemu orang tua mereka.  

"Yang ibunya tidak datang kamu lari ke sini, yang ibunya gak datang," ujar Dedi Mulyadi menggunakan pengeras suara dan berdiri tepat di depan Kantor Gubernur Jawa Barat sebagaimana dilansir dari YouTube Humas Jabar. 

Mereka pun kemudian berlari ke arah Gubernur Jawa Barat dan memeluk sang kepala daerah. Seketika Dedi Mulyadi dikerumuni para siswa yang tidak bisa bertemu dengan orang tua mereka.

Dedi Mulyadi lalu menawarkan kepada para siswa tersebut untuk menjadi anak asuhnya. Bagi mereka yang berasal dari luar Bandung, Dedi juga menawarkan agar pindah sekolah ke Bandung dan nanti akan diurus keperluannya. 

"Kalian yang orang tuanya tidak ada, kamu semua nanti jadi anak saya. Kalau kamu bersedia tinggal di Bandung kamu saya sekolahkan di Bandung, saya khawatir kalau balik ke rumah malah nanti berubah lagi, mau gak?" tanya Gubernur Jawa Barat kepada para siswa yang mengaku setuju.  

"Kamu jadi anak asuh saya semuanya, kamu disekolahin di Bandung nanti diurus kepindahannya nanti tinggal di Bandung mau gak? Jadi anak Dedi Mulyadi," sambungnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian menjelaskan terkait keputusannya mengangkat 13 anak karena berbagai latar belakang.

"Ada 13 anak yang hari ini bersama saya karena tidak dijemput orang tuanya, atau sudah tidak memiliki ayah dan ibu, atau ayahnya berpisah dengan ibunya dan ibunya menjadi tenaga kerja di luar negeri," ujar Dedi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (21/5/2025).

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat #anak angkat