Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Soroti Kasus yang Diungkap Kejaksaan Agung Terkait Bank BJB, Dedi Mulyadi: Sangat Menyayat Hati Kita

Ahmad Susandi • Kamis, 22 Mei 2025 | 10:38 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung. 

RADAR BOGOR — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia atas langkah tegas dalam mengungkap kasus dugaan pengemplangan kredit yang merugikan PT Bank Jabar Banten Tbk (BJB).

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan kucuran kredit dalam jumlah besar diduga tanpa jaminan dan kelayakan yang memadai.

Menurut Dedi Mulyadi, temuan Kejaksaan Agung ini sangat penting, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelamatkan aset keuangan daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Kunjungan ke SMA Taruna Nusantara, Dedi Mulyadi: Disiplin Itu Kunci, Bukan Beban

Ia menyampaikan apresiasinya secara terbuka melalui pernyataan resmi di akun Instagram @dedimulyadi71.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang telah mengungkap sebuah peristiwa yang sangat penting yaitu pengemplangan atau kredit yang tidak didasarkan pada analisis perlindungan yang kuat sehingga sangat merugikan PT Bank Jabar dan bank-bank lainnya tentunya ini kegiatan sangat menyayat hati kita,” ujar Dedi.

Kasus tersebut mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan analisis kredit di masa lalu, yang mana kredit ratusan miliar rupiah diberikan kepada korporasi tanpa jaminan memadai, sementara di sisi lain Dedi menyoroti masyarakat kecil seringkali kesulitan mengakses kredit karena rumitnya prosedur.

Baca Juga: Sambangi SMA Taruna Nusantara, Ini Pesan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Pemprov Jawa Barat kini menegaskan bahwa manajemen BJB telah direstrukturisasi dan berada di bawah kendali profesional yang kredibel. Dedi menegaskan kepercayaan publik terhadap BJB harus terus dibangun melalui transparansi dan akuntabilitas, serta perbaikan tata kelola.

 

Di sisi lain, Kejaksaan Agung menetapkan tiga sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, para tersangka terdiri dari pihak Sritex, serta petinggi Bank DKI dan BJB tahun 2020.

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #kejaksaan agung #bjb