Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pernah Dilawan Nyi Hyang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ambil Sikap Tegas: Koper Saya Kasih, Kamu Pergi dari Kamar

Mera Puspita Sari • Sabtu, 24 Mei 2025 | 08:41 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi pesan pada wali siswa harus bisa tegas pada anak.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi pesan pada wali siswa harus bisa tegas pada anak.

RADAR BOGOR – Hari terakhir pelepasan siswa Sekolah Kebangsaan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berpidato sambil berbagi kisah singkat dalam mendidik putri tercinta, Nyi Hyang.

Di hadapan siswa Sekolah Kebangsaan, orang tua siswa, dan segenap tamu undangan yang hadir, Dedi Mulyadi mengungkapkan perlunya sikap tegas dalam mendidik anak.

Dedi Mulyadi resmi menjabat selama tiga bulan ini mengakui bahwa dirinya tegas, tidak hanya saat berhadapan dengan orang lain saja.

Ketika bersama Nyi Hyang, ia bisa menerapkan ketegasan demi kebaikan sang anak, supaya ke depannya tidak menjadi pembangkang, serta bisa patuh dan bertanggung jawab.

“Saya ini jangankan menghadapi orang lain, menghadapi Nyi Hyang saja saya tegas. Karena orang lain takut sama Kang Dedi Mulyadi dibawa ke barak militer, Nyi Hyang itu kebalik,” ungkapnya, dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 23 Mei 2025.

Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa putrinya, jika sudah punya keinginan, harus dituruti, meskipun kondisi tidak memungkinkan, seperti hujan atau malam hari.

“Kemarin, dua hari yang lalu, kalau sudah punya keinginan: ‘Nyi Hyang pengen main.’ Kata saya: ‘Hujan besar, sudah jam setengah delapan malam,’” tuturnya sambil meragakan gerakan tangan mengusap anaknya.

Namun, apa yang dikatakan sang ayah tidak dipedulikan anaknya. Malah semakin merajuk, memohon untuk main hingga menantang ayahnya (Dedi Mulyadi) dibawa ke barak militer.

“Pengen main! Saya bilang, teman-temannya nggak bisa, sudah malam, kehujanan, sudah bobok,” ucapnya.

“Nggak bisa! Pengen main, Ayah! Ayah aku bawa ke barak militer, Ayah,” ujarnya menirukan ucapan putrinya.

Dedi Mulyadi kemudian menyimpulkan bahwa anak perempuannya tidak takut padanya, berbeda dengan orang lain yang langsung takut.

“Anak saya terbalik, nantang. ‘Aku bawa ke barak militer, Ayah. Aku bawa.’ Artinya dia tahu betul, dengar dari yang lain, yang lain takut sama ayah dibawa ke barak militer. Aku tidak takut sama ayahnya,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, meskipun Nyi Hyang merupakan anak yang sangat dicintai, namun saat melenceng sedikit, ia bisa bersikap tegas, termasuk dengan cara mengusir dari kamar.

“Walaupun anak yang paling saya sayangi. Saya bilang: ‘Hai, kamu mau melawan sama ayah? Oke. Kamu mau menantang sama ayah? Oke.’ Saya ambilin tas, saya ambilin baju, saya kasih koper. Saya kasih, kamu pergi dari kamar ini,” ucapnya.

“Ayah tidak perlu pada anak yang sudah tidak patuh dan tidak tahu arah dalam hidup,” sambungnya.

Ternyata cara tersebut ampuh membuat putri tercinta kembali menurut, memeluk ayahnya, dan meminta maaf.

“Apa yang terjadi? Setelah itu dia berlari, memeluk, menangis, dan minta maaf. ‘Aku salah. Aku pengen sama Ayah, tidak mau ke barak militer.’ Indah sekali hidup ini,” pungkasnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #Nyi Hyang #gubernur jawa barat