Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Krisis Pendidikan di Jawa Barat, Siapkan Solusi Cepat Hadapi Tingginya Kasus Putus Sekolah

Ahmad Susandi • Minggu, 25 Mei 2025 | 09:38 WIB
Jawa Barat ranking pertama angka putus sekolah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serukan aksi cepat ke seluruh kepala sekolah
Jawa Barat ranking pertama angka putus sekolah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serukan aksi cepat ke seluruh kepala sekolah

RADAR BOGOR — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan keprihatinannya terhadap data terbaru yang menunjukkan bahwa angka putus sekolah di Jawa Barat menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan langsung melalui unggahan video TikTok di akun resminya, @dedimulyadiofficial, yang dengan cepat menuai perhatian publik.

“Saya membaca sebuah data bahwa angka putus sekolah di Jawa Barat ranking pertama di Indonesia,” ungkap Dedi Mulyadi dengan nada prihatin.

Menurutnya, fakta ini harus segera ditanggapi dengan serius melalui langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan di provinsi terbesar di Indonesia tersebut.

Sebagai bentuk respons, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa Pemprov Jawa Barat akan segera melakukan koordinasi menyeluruh dengan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga madrasah aliyah dan tsanawiyah.

“Kami, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan segera mengoordinasikan dengan seluruh kepala sekolah. Apabila ada siswanya yang akan mengajukan resign, maka kami akan menyiapkan nomor telepon atau nomor WhatsApp yang bisa segera dihubungi,” kata Dedi Mulyadi dengan nada tegas.

Nomor darurat ini, kata Dedi Mulyadi, bukan sekadar alat pelaporan, tetapi akan menjadi jalur penanganan langsung bagi setiap kasus siswa yang berpotensi keluar dari sekolah.

Pemprov akan segera menindaklanjuti setiap laporan untuk menyelesaikan akar permasalahan yang dihadapi siswa dan keluarganya, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun psikologis.

Dengan penuh harap, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap anak di Jawa Barat bisa menamatkan pendidikan minimal hingga tingkat menengah atas.

“Langkah-langkah ini perlu dilakukan agar seluruh anak Jawa Barat dipastikan bisa bersekolah dengan baik. Harapan saya, mereka bersekolah tamat sampai SMA, SMK, atau madrasah aliyah,” ujarnya.

Menurut Dedi Mulyadi, pendidikan bukan hanya soal angka dan kurikulum, melainkan tentang menjaga masa depan anak-anak dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka secara utuh.

Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian dari solusi, bukan hanya mengandalkan pemerintah.

“Mari kita sama-sama menjaga anak-anak kita, menjaga lingkungan kita, untuk bisa bersekolah dengan baik,” pungkasnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #Angka Putus Sekolah