RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Kabupaten Subang dan memperhatikan kondisi jalan provinsi.
"Ini jalan provinsi, jalannya sudah bagus, tapi di seluruh samping-sampingnya bangunannya tidak beraturan," sebutnya.
Dedi Mulyadi menyebutkan, drainasenya tidak berfungsi.
"Ini yang mengakibatkan jalan cepat rusak," lanjutnya.
Gubernur Jawa Barat menuturkan, dirinya kerap dijuluki One Man Show.
"Jadi, kalau ada yang mengatakan, Kang Dedi melakukan sendiri, one man show. Saya ini sudah berkali-kali meminta kepada Kepala UPTDnya," ungkapnya.
Agar, Dedi Mulyadi melanjutkan, para petugasnya selalu siap setiap hari di lapangan.
"Kalau kurang ditambah petugasnya," tuturnya.
Kemudian, Dedi Mulyadi mengungkapkan, daerah-daerah yang melanggar segera ditertibkan.
"Tapi tidak mudah merubah watak birokrasi itu," imbuhnya.
Dedi Mulyadi menilai, dibutuhkan waktu untuk bergerak.
"Dan kalau menunggu mereka gerak, mereka sadar, lihat tuh keburu ambruk pohon, maka harus dicontohin, harus turun," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat menyebutkan, tidak melihat keindahan.
"Saya melihat kekumuhan. Drainase-draine jalan provinsi kurang berfungsi, tidak berfungsi," terangnya.
Petugas-petugas, Dedi Mulyadi menyampaikan, yang membersihkan drainase tidak jalan.
"Sampah di mana-mana, engga ada indahnya. Sehingga, di jalan itu menjadi tempat kestresan, knalpotnya bising, mobilnya kenceng, motornya kenceng, orang emosi," tandasnya.
Dedi Mulyadi menilai, seharusnya jalan tertib dan bersih.
Editor : Siti Dewi Yanti